Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SUARA derit pintu terdengar, sedetik berselang suara pintu terbuka. Seorang perempuan muda memasuki pintu sambil memikul salib tehuyung-huyung lalu terjerembab ditindih salib di atas pangung teater.
Musik teater memenuhi pelatan gedung tua, pada Gladi Bersih Tablo Jumat Agung yang digelar OMK Waikomo, Kamis (17/4) pagi.
Terik menyengat ubun-ubun. Puluhan penari teater dengan kostum hitam-hitam menari nari sambil menarik perempuan muda itu ke kiri dan ke kanan. Namun, sesosok pria dengan jubah putih mendorong seluruh penari itu hingga pergi.
Asisten Sutradara bidang Teater Monika Arundati menyebut, para penari berkostum hitam hitam itu melambangkan iblis yang terus menerus merayu hidup manusia yang setiap hari memikul beban hidup kesehariannya untuk jatuh dalam dosa. Namun, Tuhan Yesus yang adalah Juru Selamat hadir menyelamatkan manusia dengan mengusir setan.
Background musik meredah. Nun jauh di bagian belakang gedung tua itu, muncullah puluhan pemuda yang bersiap mendirikan huruf-huruf yang membentuk Judul Tablo Jumat Agung tahun 2025 ini.
Puluhan pemuda itu serentak mendirikan huruf yang membentuk tulisan Jalan Berdarah setelah mendengarkan senandung yang sedang diputar melalui pengeras suara. Sempurna, tulisan itu telah berdiri seiring bunyi sound yang menggelegar.
Adegan pun berpindah ke panggung Pilatus. Pengantar yang menggugah dibawakan sang sutradara tentang peristiwa sengsara dan wafat Yesus Kristus. Semua dengan volume vokal yang sama.
Adegan Tablo yang diberi judul Jalan Berdarah, dimulai dengan Yesus ditemani tiga murid-Nya berdoa di Taman Getzemani. Ia kemudian ditangkap oleh serdadu. Seluruh percakapan diiringi musik pengantar yang tepat.
Hingga Pilatus memimpin sidang pengadilan terbuka. Suara para imam dan ahli Taurat dan teriakan dan sorakan rakyat pun terdengar jelas.
Adegan demi adegan yang menggambarkan 14 peristiwa inti yang tertulis di dalam Injil dalam peristiwa itu, sengsara Tuhan Yesus diperagakan sangat natural. Hingga puncaknya Yesus disalibkan di Bukit Golgota.
Persiapan Matang
Tablo Jumat Agung Jalan Berdarah yang dibawakan OMK Paroki St. Arnoldus Jansen Waikomo tahun 2025 tampak matang.
Meski dilakonkan di bawah terik matahari yang menyengat, perpaduan musik, teater, puisi, dialog, adegan penyiksaan dan penyaliban dengan tokoh sentral Yesus yang diperankan Frater Kelvin serta dukungan dekorasi dan tata ruang yang mumpuni siap menyajikan adegan Jalan Berdarah menyentuh permenungan umat Katolik setempat tentang kisah sengara dan wafat Yesus dalam misi penebusan dunia.
Bahkan penggalan puisi berikut ini ditulis sendiri oleh Monika Arundati dan dibawakan Nasty Liman dengan penghayatan tinggi.
(PT/E-4)
Petugas mengimbau masyarakat maupun pengunjung agar tidak memasuki wilayah dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung.
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved