Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Klaten menetapkan satu orang tersangka dalam kasus bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite tercampur air di SPBU Trucuk. Tersangka berinisial M, 37, sopir truk pengangkut BBM tersebut.
Kapolres Klaten, AKB Nur Cahyo Ari Prasetyo, mengatakan kepada pers di Mapolres, Kamis (10/4), mengatakan dalam kasus SPBU 44.574.29 Trucuk, M, warga Kartasura, Sukoharjo, telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam kasus BBM tercampur air di SPBU Trucuk, sebanyak 12 kendaraan bermotor, yaitu empat mobil dan delapan sepeda motor macet setelah melakukan pengisian pertalite di pom bensin tersebut, Selasa (8/4) pukul 01.00 WIB.
“Atas laporan masyarakat, bahwa ada beberapa kendaraan macet setelah dari mengisi BBM di SPBU Trucuk, Polres Klaten melakukan penyelidikan. Semua saksi diperiksa termasuk korban. Kami duga ada pidana kasus ini,” jelasnya.
Untuk penyelidikan, Polres Klaten telah mengamankan barang bukti, antara lain satu unit truk BBM Nopol S 8163 UC, lima botol pertalite tercampur air, dua buku, dan dua lembar surat DO (delivery order).
Motif tersangka menuangkan BBM dan menggantikan dengan air, kini masih dilakukan pendalaman. Tersangka dijerat Pasal 54 UU Migas, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar,” paparnya.
Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan posko aduan di SPBU telah didirikan terkait kasus BBM pertalite tercampur air. Tapi, sampai saat ini tidak ada lagi yang lapor.
“Kami menjamin kasus BBM tercampur air hanya di SPBU 44.574.29 Trucuk. Sedangkan SPBU lainnya di Klaten dijamin mutu dan kualitasnya. Perlu diketahui, dalam kasus SPBU Trucuk dua orang internal Pertamina dipecat,” ujarnya. (JS/E-4)
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Pentingnya uji tera alat ukur BBM di SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen
Pemerintah diminta melakukan audit mutu bahan bakar minyak (BBM) Pertamina secara menyeluruh menyusul laporan dugaan pertalite BBM campur air di sejumlah SPBU di Jawa Timur.
TIM Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Tengah (Jateng) bersama Polres Klaten melakukan olah TKP BBM jenis pertalite tercampur air di SPBU 44.574.29 Trucuk
STASIUN Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 44.574.29 Trucuk, Klaten, dipasang garis polisi (police line) karena ada dugaan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di pom bensin itu tercampur dengan air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved