Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SITUASI arus balik di sejumlah jalur utama wilayah Jawa Tengah terpantau mulai mengalami penurunan volume kendaraan pada Senin (7/4) pagi ini.
Berdasarkan data Traffic Counting yang dihimpun Jalan Tol Trans Jawa, arus kendaraan dari arah timur (Ngawi) dan selatan (Yogyakarta-Solo) menuju arah barat mengalami penurunan signifikan mulai pukul 01.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polda Jateng memutuskan untuk menormalisasi skema One Way Lokal yang sebelumnya diberlakukan.
Penormalisasian dilakukan di ruas GT Tingkir KM 459 hingga GT Kalikangkung KM 414, mencakup Tol Dalam Kota Semarang A, B, dan C. Langkah ini diambil untuk memberikan ruang dan akses yang lebih luas bagi pengguna jalan di jalur arteri.
Sementara itu, untuk One Way Nasional dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 236 Pejagan (Brebes) masih diberlakukan. Sistem ini akan terus dipantau dan dievaluasi berdasarkan dinamika arus lalu lintas di lapangan serta instruksi dari Korlantas Polri.
Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Brigjen Sonny Irawan, menyampaikan bahwa secara umum situasi arus balik di jalur tol terpantau aman, lancar, dan terkendali.
"Hingga pagi ini, arus lalu lintas di jalur tol masih dalam kondisi aman dan terkendali. Meskipun ada penurunan volume kendaraan, kita tetap waspada dan terus melakukan pemantauan. Untuk jalur arteri, seperti di wilayah Pejagan memang masih ramai namun tetap lancar. Sepanjang pelaksanaan arus mudik dan balik, kami sudah menerapkan 33 kali rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran pergerakan kendaraan,” jelas Sonny.
Menutup keterangannya, Dirlantas menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini jumlah volume kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta melalui Jalur Tol Trans Jawa sampai dengan pukul 06.00 WIB sejumlah 72%.
Dirlantas juga mengimbau kepada seluruh pemudik agar tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga kondisi fisik dan kendaraan, serta memanfaatkan rest area secara bijak demi keselamatan selama perjalanan kembali ke tempat tinggal masing-masing. (HT/E-4)
Menhub Dudy Purwagandhi resmi membuka One Way Nasional dari GT Cikampek Utama KM 70 hingga GT Kalikangkung KM 414 hari ini, Rabu (18/3). Cek detailnya!
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Korlantas Polri akan memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional pada 18 Maret 2026. Kebijakan ini bertepatan dengan prediksi puncak arus mudik Lebaran
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan sistem satu arah atau one way secara nasional pada Rabu, 18 Maret 2026,
Penerapan sistem one way nasional itu, mulai dari gerbang Tol Kalikangkung Semarang hingga gerbang Tol Cikampek Utama. Gunanya untuk mengantisipasi kepadatan puncak arus balik Lebaran 2025.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
LONJAKAN jumlah kendaraan arus balik Lebaran yang terjadi di ruas tol Semarang-Solo membuat petugas menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) lokal.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menambah operasional gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama arah Jakarta dalam rangka mendukung pemberlakuan one way (satu arah)
PIHAK kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal dari KM 188 Tol Cipali hingga KM 70 Gerbang Tol Cikatama, dan contraflow dari KM 70 hingga KM 47 tol Jakarta-Cikampek.
Korlantas Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas mudik berupa one way lokal pada arus balik mulai Kamis sore ini (3/4). One way lokal akan dimulai dari area KM 188 Palimanan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved