Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di wilayah Jakarta dan sekitarnya terjadi karena salah satu alasan kuatnya adalah wilayah itu dialiri 13 sungai yang ditambah pasang air laut atau rob. Dengan demikian, banyaknya bendungan dan juga sodetan sudah dibangun pemerintah belum berhasil meredam banjir.
Penegasan itu disampaikan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ketika dimintai komentar okeh wartawan terkait bencana banjir besar di kawasan Jabodetabek yang baru saja terjadi.
"Ya yang kita harus tahu, bahwa Jakarta itu dilewati oleh 13 sungai. Bukan hanya Ciliwung saja, tetapi 13 sungai seperti Pesanggrahan, Cipinang, Mookervart, dan lain-lain," kata Jokowi.
Pemerintah, sejak dirinya menjabat presiden, sudah banyak membangun infrastruktur pengendali banjir seperti, Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi di Bogor. Keduanya, menurut Jokowi, merupakan waduk kering untuk menahan air. Tetapi, jika debit airnya terlalu banyak, dua waduk ini tidak akan bisa menampung.
"Sehingga mau tidak mau air harus keluar. Saya memang mendapatkan informasi intensitas hujannya di atas sangat tinggi sekali," kata Jokowi.
Sementara untuk di kawasan Bekasi. Banjir terjadi itu akibat dilewati sungai yang berbeda, yakni Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas. Karena itu, lanjut Jokowi, banjir di Jakarta dan sekitarnya terjadi, karena memang kedua wilayah itu menjadi tempat turunnya air dari atas lewat sungai-sungai yang disebutkan di atas.
Menurut dia, untuk mengantisipasi banjir Jakarta sldan sekitarnya, pemerintah masih harus bekerja menormalisasi sungai Ciliwung yang kurang 16 km meski sudah membangun Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi dan juga sodetan Ciliwung.
"Harus segera dilanjutkan agar bisa mengurangi. Bahkan setelah Ciliwung rampung, masih ada sungai-sungai lain yang perlu dinormalisasi. Jadi ada 12 sungai lagi yang perlu dinormalisasi. Dan masih ada lagi air laut naik," ungkap Jokowi.
Menurut dia, naiknya permukaan laut setiap tahun berkisar 8-12 cm. Perkiraan satelit NASA, pada tahun 2050-an sepertiga dari Jakarta terkena banjir dari naiknya permukaan air laut dan juga curahan air hujan. Ia pun optimistis, penanganan banjir Jakarta sudah menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto. (WJ/E-4)
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta Senin (2/2/2026) didominasi hujan sedang hingga lebat. Status Waspada meluas ke seluruh wilayah Jabodetabek.
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem 1-2 Februari 2026. Waspada hujan lebat dan angin kencang di Jabodetabek, Jawa, hingga Nusa Tenggara.
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Sabtu 31 Januari 2026. Kelurahan Marunda dan Kapuk Muara terendam akibat luapan kali dan curah hujan tinggi.
Banjir Jakarta mulai menunjukkan tren surut. BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Sabtu pagi masih ada 30 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang tergenang.
Banjir Jabodetabek belum surut. Hingga akhir Januari 2026, 143 RT sempat terendam. Simak cara mencegah air masuk rumah saat banjir susulan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengaku siap untuk bersinergi dengan tim bentukan Presiden Prabowo Subianto dalam menangani persoalan banjir Jakarta dan Jabodetabek.
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai potensi banjir di wilayah Jabodetabek.
Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak ada istilah untuk banjir kiriman. Ia menegaskan, banjir yang terjadi di ibu kota itu bukan karena air kiriman dari Bogor.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada 7-11 Juli 2025 untuk percepatan penanganan darurat banjir di area Jakarta Raya.
Untuk penanganan banjir di Jabodetabek, BNPB melanjutkan modifikasi cuaca
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved