Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan untuk pertama kalinya di Kebumen, Jawa Tengah pada Senin (17/2). Peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berlangsung di bekas rumah makan Kambal, Jalan Mayjen Soetoyo, yang kini telah dialihfungsikan menjadi Dapur Sehat.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh sejumlah pejabat teras, antara lain Dandim 0708 Kebumen, Letkol CZi Ardianta Purwandhana, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen, dr Iwan Danardono, serta perwakilan dari Yayasan Saka Tunggal Bersinar, yang bertindak sebagai pihak ketiga dalam pelaksanaan program MBG di Kebumen.
Dandim menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program MBG di Kebumen, meski sempat mengalami keterlambatan. Ia menegaskan bahwa program ini harus didukung bersama-sama untuk mewujudkan generasi yang sehat, sebagai langkah menuju Indonesia Emas.
"Kita patut bersyukur dan mendukung program ini agar dapat dipersiapkan dan dijalankan dengan baik. Hari ini, Yayasan Saka Tunggal Bersinar meluncurkan program ini untuk pertama kalinya. Saya berharap ini menjadi langkah awal untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas," ujarnya.
Ke depan, program MBG akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kebumen. Setiap kecamatan akan memiliki Dapur Sehat yang bertugas menyuplai makanan bergizi ke sekolah-sekolah. "Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap. Beberapa lokasi masih terkendala lahan atau tempat, namun kami akan terus berupaya," jelasnya.
Sementara itu, Dariyani, pengelola Yayasan Saka Tunggal Bersinar, mengungkapkan bahwa pada peluncuran perdana ini, MBG telah didistribusikan ke beberapa sekolah, di antaranya SMPN 1 Kebumen dengan 717 porsi, SDN 1 Dorowati (140 porsi), SDN 3 Dorowati (121 porsi), dan SDN Gadungrejo (152 porsi).
"Saat ini, Dapur Sehat milik Yayasan Saka Tunggal Bersinar sudah beroperasi di dua lokasi, yaitu Kebumen dan Klirong. Program MBG bisa kita luncurkan hari ini ke beberapa sekolah, seperti SMPN 1 Kebumen dan beberapa SD di Kecamatan Klirong," kata Dariyani.
Ia menambahkan bahwa setiap Dapur Sehat nantinya akan memproduksi hingga 3.000 porsi MBG dengan jangkauan distribusi maksimal 5 kilometer. "Hari ini jumlahnya belum mencapai 3.000 porsi, namun ke depan kami akan menargetkan angka tersebut dengan radius distribusi yang sama," tambahnya. (H-1)
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Puluhan siswa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG).
Enam murid kelas VI SDN Kota Baru III, Bekasi Barat, harus mendapat perawatan medis setelah mengalami muntah dan sakit perut usai menyantap menu MBG di sekolah.
Ia menekankan pentingnya evaluasi, khususnya agar program ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga mendorong produksi dalam negeri.
Para siswa penerima manfaat sudah menjalani libur sekolah, pemerintah akan coba merancang tergantung dari kesiapan sekolah.
Sebanyak 267 murid SD Negeri Singapadu, Kampung Singapadu, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, dibagikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan Hotel Aston Group.
SENTRA Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polres Kebumen, Jawa Tengah, memastikan setiap makanan MBG yang akan disalurkan kepada penerima manfaat telah melalui proses rapid test.
PEMKAB Kebumen, Jawa Tengah memperketat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apalagi, hingga saat sekarang baru tiga SPPG yang memiliki SLHS.
IWAKK Walet Emas Muda merupakan wujud dari semangat kedaerahan, kedekatan suku, atau asal muasal seseorang mampu mempersatukan individu dalam satu visi.
Pada 2024, angka kemiskinan di Kebumen berada di angka 15,71%. Pada 2025, angka tersebut berhasil turun menjadi 13,58%.
Materi yang disampaikan mencakup pemilihan bibit unggul, kesehatan dan pakan ternak, pengelolaan kandang, hingga pencatatan usaha ternak secara profesional.
Keputusan tersebut disahkan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 yang digelar di Paris, Prancis, pekan lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved