Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA hari usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, ribuan warga akan menggelar kegiatan Tari Kretek massal di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah. Acara ini diperkirakan akan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dengan kategori menari Tari Kretek terbanyak.
Ribuan warga di Kabupaten Kudus mulai berlatih menari sejak Sabtu (15/2) pagi di kampung-kampung mereka dengan bimbingan instruktur Tari Kretek. Tarian ini menggambarkan aktivitas menanam, memetik hingga menyortir daun tembakau untuk digunakan dalam industri rokok kretek. Tari Kretek yang diciptakan seniman Endang dan Supriyadi tampak rancak diiringi dengan gamelan Jawa jenis pelog lancaran, ditambah dengan tembang kinanti kota kretek serta terbang papat, jedor, bonang, saron, slentem, demung, kendang bem, kendang ciblon dan ketipung. Paduannya sangat menarik dengan penari yang melenggak lenggok lemah gemulai.
Tari tersebut bakal ditampilkan di di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Sabtu (22/2), dua hari setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. "Kegiatan ini juga bersamaan tradisi Dhandangan," kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Andy Imam Santoso.
Dhandangan yang akan dibuka pada Rabu (19/2), imbuh Andy Imam, selain sebagai penanda akan dimulainya pelaksanaan ibadah puasa, juga menampilkan pasar rakyat yang diadakan sepekan jelang Ramadan. Dalam acara tersebut terdapat beberapa agenda seperti pertunjukan tari budaya, stand-up comedy, musik, fashion show hingga pasar rakyat yang diikuti sekitar 450 stand pedagang.
Sementara itu Bupati Kudus terpilih Samani Intakoris mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan semua pihak terkait perihal tradisi Dhandangan. "Banyak tujuan yang akan dicapai, tidak hanya rekor Muri, namun juga pelestarian seni dan budaya, apalagi Kudus kenal sebagai daerah dengan penuh ragam budayanya," ujar Samani Intakoris.
Sebagaimana kepala daerah terpilih, lanjut Samani Intakoris, bersama Wakil Bupati terpilih Bellinda Putri Sabrina Birton akan selalu mengupayakan kemajuan ekonomi kreatif, meningkatkan kualitas hidup para perajin hingga pekerja seni akan menjadi salah satu konsennya untuk membangun Kudus yang lebih sejahtera. Kegiatan Dhandangan dan tari massal menurut rencana diikuti lebih dari 1.000 warga Kudus dan akan berdampak positif bagi perajin, seniman hingga pelaku usaha.
"Prospek bisnisnya dan kualitas hidup pihak-pihak yang ada di dalamnya,” ungkapnya.(M-2)
Tito belum mengungkap detail ihwal topik rapat tersebut. Namun, penjadwalan tersebut akan diputuskan hari ini.
KPU mengakui saat ini belum menentukan kapan penentuan waktu pelantikan kepala daerah terpilih di pilkada 2024.
Dukungan dari elemen masyarakat menjadi penyemangat baginya untuk bersama-sama berjuang membenahi Kabupaten Cianjur lebih adil dan sejahtera.
RIBUAN hektare lahan persawahan di 58 desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terancam gagal panen lantaran terendam banjir. Kerugian diprediksi mencapai puluhan miliar rupiah.
Pemimpin daerah yang dilantik untuk daerah Pringsewu, Mesuji dan Tulang Bawang Barat. Pelantikan berlangsung di Kompleks Perkantoran Gubernur Lampung.
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Mengusung tema Mengembalikan Nafas Falgali, Festival Koropon 2025 berhasil mencatatkan sejarah baru dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).
GEREJA St. Maria Goreti resmi ditahbiskan setelah dibangun selama empat bulan melalui dukungan Himpunan Bersatu Teguh (HBT) bersama umat setempat.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih Rekor Muri sebagai instansi dengan “Implementasi Pemetaan Talenta PNS dan CPNS Terbanyak di Indonesia”.
Gerakan Tabola Bale yang mencerminkan kebudayaan Nusantara dikoreografikan secara khusus sehingga dapat dilakukan secara massal, tanpa kehilangan nilai estetik dan kekompakannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved