Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK hanya cuaca ekstrem, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga Jawa Tengah diminta mewaspadai ancaman bencana angin kencang dan gelombang tinggi hingga Kamis (6/2), sebagai dampak adanya siklon tropis Taliah yang berada di Samudera Hindia Selatan Jawa.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sembodo Selasa (4/2) mengatakan dampak tidak langsung siklon tropis Taliah ini adakah dapat meningkatkan kecepatan angin di Jawa Tengah, pada umumnya angin di Jawa Tengah saat ini bertiup dari barat ke barat laut dengan kecepatan angin hingga mencapai 35 Knot.
"Berdasarkan analisis pola angin gradien 3000 feet saat ini, peningkatan angin yang terjadi ini, juga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang baik di perairan utara maupun selatan Jawa Tengah," kata Yoga Sembodo.
Selain itu dinamika atmosfer saat ini, lanjut Yoga Sembodo, menunjukkan masih menguatnya Monsun Asia, aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial, adanya aktivitas Madden-Jukyan Oscillation (MJO) serta didukung kelembaban udara di berbagai lapisan ketinggian cenderung basah dan labilitas lokal yang kuat mendukung proses pertumbuhan awan - awan hujan di Jawa Tengah.
Saat ini wilayah di Jawa Tengah masih dalam musim hujan, ungkap Yoga Sembodo, namun di beberapa wilayah diantaranya berada pada puncak musim hujan, sehingga warga berada dan beraktivitas di wilayah rawan bencana diminta untuk terus mewaspadai dan siaga terutama saat terjadi hujan sedang-lebat untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.(H-2)
BNPB mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul munculnya dua bibit siklon tropis di wilayah Samudra Hindia.
Siklon tropis Sean terpantau di Samudera Hindia sebelah barat Australia menyebabkan pola pertemuan angin di wilayah Jateng sehingga dapat memicu cuaca ekstrem.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved