Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Jumlah sampah di Kota Padang terus meningkat, sementara fasilitas pengelolaan sampah masih belum ideal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang terus berupaya menjaga kebersihan kota meski dengan keterbatasan armada dan peralatan.
Menurut Kepala DLH Kota Padang, Fadelan FM, pada 2025 ini Kota Padang hanya mendapatkan tambahan 1 unit mobil amrol dari dana APBD, serta 13 unit bak kontainer.
“Saat ini, kami memiliki 29 unit dump truk, 43 unit truk amrol, dan 208 kontainer. Namun, berdasarkan kebutuhan ideal, kami masih memerlukan tambahan 70 bak kontainer dan 10 truk amrol,” ungkap Fadelan, Kamis (30/1).
Untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur pengelolaan sampah, Pemkot Padang tengah mengupayakan tambahan armada melalui dana CSR dari BUMD dan BUMN.
“Dengan anggaran terbatas, kami tetap berkomitmen menjaga kebersihan Kota Padang. Oleh karena itu, kami mengupayakan bantuan dari pihak ketiga, karena kebersihan kota ini adalah tanggung jawab bersama,” kata Fadelan.
Selain keterbatasan armada, Kota Padang juga menghadapi peningkatan volume sampah. Dengan terbentuknya Lembaga Pengelola Sampah (LPS) dan kontrak kerja yang dimulai Januari 2025, jumlah sampah diperkirakan meningkat 15 persen.
“Dari 460 ton per hari menjadi 500 ton per hari, karena masyarakat kini lebih banyak membuang sampah ke tempat yang semestinya, bukan lagi ke sungai atau dibakar,” jelas Fadelan.
Peningkatan ini juga disebabkan oleh aktifnya LPS yang langsung mengangkut sampah dari rumah warga ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
Fadelan juga menyebutkan bahwa tambahan becak motor (betor) dari dana pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD tidak lagi disalurkan melalui DLH Kota Padang, tetapi langsung ke masing-masing LPS di kelurahan.
“Betor langsung diserahkan oleh anggota dewan ke LPS di dapil mereka masing-masing,” jelasnya.
Langkah ini diharapkan dapat mempermudah pengangkutan sampah dari lingkungan warga ke TPS, sehingga semakin mengurangi sampah yang dibuang sembarangan. (S-1)
PEMERINTAH Kota Padang menaikkan anggaran sektor kesehatan secara signifikan pada 2026 menjadi Rp64 miliar Dari sebelumnya Rp34 miliar.
Data pemerintah menunjukkan terdapat 121 titik kekeringan yang tersebar di Kota Padang, dengan dampak terparah berada di wilayah Kecamatan Kuranji.
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan pentingnya penetapan Zona Merah atau zona berbahaya di beberapa kecamatan terdampak bencana, terutama di sepanjang aliran sungai.
Untuk pengumpulan donasi dilakukan di dua lokasi pos.
Memasuki fase pemulihan (recovery) paling berat, pemerintah daerah terus mengerahkan personel lintas unsur.
Starlink yang baru dipasang di Huntara Rusus Lubuk Buaya tersebut merupakan unit yang sebelumnya dipasang di tempat pengungsian Lubuk Minturun dan Lambung Bukit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved