Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan guna mengurangi bencana banjir di wilayah tersebut. OMC dilakukan pada awan hujan di perairan Tanah Laut, Kamis (30/1).
Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto, mengatakan BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca di sejumlah daerah untuk mengatasi bencana banjir termasuk di Kalsel. "Sejak akhir tahun cuaca buruk melanda hampir seluruh wilayah di Indonesia. Atas permohonan pemda, BNPB berkoordinasi dengan BMKG terkait teknis melakukan OMC," tuturnya.
OMC sendiri dilakukan dengan dua metode yaitu dengan menabur atau menyemai garam untuk mempercepat hujan pada lokasi tertentu. "Umumnya penyemaian garam kita lakukan pada awan di laut sehingga tidak terjadi hujan di daratan," kata Agus, sembari mengatakan pihaknya telah melakukan OMC di perairan Kabupaten Tanah Laut.
Metode lainnya adalah dengan menyebarkan kapur pada awan hujan sehingga tidak terjadi hujan. Tujuan akhirnya adalah untuk mereduksi atau mengurangi curah hujan sehingga tidak terjadi banjir. Adapun tingkat keberhasilan operasi ini berkisar 70-80%.
Pantauan Media Indonesia, pesawat OMC yang digunakan BNPB adalah jenis prophet jet PK-SNP yang memiliki kapasitas 1 ton garam/kapur setiap operasi (shorty).
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Kalsel, Bambang Dedy Mulyadi, ditemui usai rapat teknis persiapan OMC di Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru mengatakan operasi OMC diharapkan dapat mengurangi intensitas hujan dan bencana banjir di Kalsel.
"Bencana banjir yang sudah berlangsung cukup lama ini telah berdampak pada banyak sektor terutama ekonomi daerah, karena itu dengan OMC banjir dapat kita atasi," ujarnya. (N-2)
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
Operasi Modifikasi Cuaca dilakukan ntuk menekan potensi hujan lebat di wilayah rawan hidrometeorologi Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved