Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
H-3 Perayaan tahun baru Imlek 2567 Kongzili. Harga pangan di sejumlah Pasar Tradisional di Provinsi Bangka Belitung (Babel) melambung.
Seperti di Pasar Kite Sungailiat Bangka, kenaikanharga terjadi pada bumbu dapur seperti cabai rawit dan cabai besar keriting. Selain itu, harga daging ayam juga ikut naik.
Mita salah satu pedagang bumbu dapur mengaku kenaikan harga bumbu dapur ini karena Imlek.
"Stok terbatas, permintaan masyarakat untuk perayaan imlek meningkat, sehingga harga naik,"Kata Mita. Minggu (26/1).
Ia menyebutkan harga bumbu dapur yang naik yakni, Cabai Rawit dari Rp.50 ribu perkilogram menjadi Rp.70 ribu perkilogram.
"Cabai besar kepiting dari harga Rp.55 ribu perkilogram, menjadi Rp.70 ribu perkilogram,"ujarnya.
Sedangkan lanjutnya untuk Bawang merah ada kenaikan, tapi tidak signifikan,"bawang merah dari Rp.46 ribu perkilogram menjadi Rp.48 ribu perkilogram, bawang putih juga segitu,"ungkapnya.
Kenaikan Harga juga terjadi pada daging ayam dari harga semulanya Rp.32 ribu perkilogram menjadi Rp.35 ribu perkilogram.
"Untuk daging ayam rata-rata naiknya Rp 2 ribu perkilogram,"Kata Rahma pedagang daging ayam.
Sementara untuk daging sapi diakui pedagang Imlek tahun ini tidak ada ke akan tetap Rp.135 ribu hingga Rp.140 ribu perkilogram,"stabil gak naik, sama seperti hari bisa,"sebut Lukman Pedagang daging sapi.(H-2)
Target pada tahun 2026 ini semua gerai itu harus berjalan. Untuk saat ini mengupayakan melalui Agrinas, TNI, yang sering kita koordinasikan dari Korem dan Kodim.
Pengelolaan SPBU nelayan berbasis koperasi desa ini merupakan langkah revolusioner dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Bupati Bangka, Fery Insani, telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan perbaikan permanen.
Penyebaran kasus ini menyebabkan dua orang meninggal dunia, termasuk seorang ibu hamil.
Data Dinpanpertan menunjukkan, produksi ayam pedaging di Bangka mencapai 1.209.700 ekor per siklus 55 hari, atau setara 8.027.569 ekor per tahun.
Tingginya kebutuhan telur untuk SPPG tersebut saat ini belum sebanding dengan jumlah peternak ayam petelur lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved