Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSINASI ternak sapi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dilaksanakan di lima wilayah kecamatan. Kegiatan vaksinasi penyakit kuku dan mulut (PMK) ini dimulai 20 Januari 2025.
Sementara itu, lima wilayah kecamatan yang mendapat prioritas vaksinasi PMK tahap pertama ini, yaitu Kecamatan Karangnongko, Jogonalan, Jatinom, Trucuk, dan Kecamatan Kota.
Untuk pencegahan PMK, Pemprov Jawa Tengah memberikan bantuan vaksin sebanyak 3.000 dosis. Vaksin ini langsung didistribusikan ke pusat kesehatan hewan di lima kecamatan tersebut.
Untuk vaksinasi sapi peternak, Puskeswan Karangnongko mendapat vaksin sebanyak 750 dosis, Jogonalan 750 dosis, Jatinom 750 dosis, Trucuk 500 dosis, dan Kecamatan Kota 250 dosis.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten, Triyanto, mengatakan kegiatan vaksinasi dimulai di Kecamatan Karang- nongko pada 20 Januari 2025.
“Namun, hingga Kamis (23/1), vaksinasi sapi di Kecamatan Trucuk belum dilaksanakan. Karena, wilayah itu masih zona merah PMK,” jelasnya saat ditemui Media Indonesia di kantornya, Jumat (24/1).
Adapun jumlah sapi yang telah divaksinasi untuk pencegahan PMK, hingga saat ini total mencapai 1.236 ekor tersebar di Kecamatan Karangnongko, Jogonalan, Jatinom, dan Kecamatan Kota.
Terkait perkembangan kasus PMK, Triyanto yang didampingi Dewi Agusrina, dokter hewan DKPP Klaten, mengungkapkan sebanyak 260 sapi peternak di Klaten yang saat ini terindikasi PMK.
“Untuk pengobatan sapi suspek PMK, DKPP Klaten menerjunkan langsung tim medik ke rumah-rumah atau kandang peternak. Pengobatan dilakukan sampai sapi itu sembuh dan gratis,” ujarnya. (S-1)
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menerima sebanyak 19.500 dosis alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat pada Januari 2026.
GUNA mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, BRI mewujudkannya lewat pemberdayaan klaster usaha 'Klasterkuhidupku'. Program ini menjadi wadah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM
PASAR hewan di Jawa Timur (Jatim) yang dinilai masih rawan munculnya Penyakit Mulut Kuku (PMK), jelang Hari Raya Idul Adha diimbau untuk ditutup sementara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved