Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) selama Januari 2025 sudah memvaksinasi sebanyak 575 hewan ternak warga.
Vaksinasi yang dilakukan bertujuan agar hewan ternak seperti kerbau, sapi dan kambing tidak terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Sekarang proses vaksinasi terus berjalan. Di Januari ini saja kita sudah vaksin 575 ekor hewan ternak warga," kata Kepala Distankan Kota Pekanbaru Muhammad Firdaus, Sabtu (25/1).
Selain vaksinasi, lanjutnya, antisipasi PMK juga dilakukan dengan cara mengawasi jalur keluar masuk hewan ternak. Hal itu mengingat kasus PMK sudah ditemukan di sejumlah daerah di Riau. "Jadi, pengawasan keluar masuk hewan ternak juga kita perketat," ujarnya.
Sejauh ini, ia memastikan belum ada ditemukan hewan ternak warga di wilayah setempat yang terjangkit PMK. "Belum ada. Sampai hari ini belum ada kasus," jelasnya.
Seperti diketahui, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau menyatakan kembali ditemukannya kasus PMK di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil). Sementara kasus PMK pertama ditemukan di Kabupaten Kampar.
"Perkembangan kasus PMK di Riau, saat ini sudah ada laporan di tiga kabupaten, yaitu Inhu, Inhil dan Kampar," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKH Riau Heri Afrizon.
Dari data DPKH Riau, jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK sudah mencapai 32 ekor. Terbanyak di Inhu 26 ekor, Inhil 4 ekor dan kampar 2 ekor. Meski positif PMK, tapi belum ada hewan ternak yang dilaporkan mati maupun harus di potong paksa.(S-1)
GUNA mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, BRI mewujudkannya lewat pemberdayaan klaster usaha 'Klasterkuhidupku'. Program ini menjadi wadah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM
PASAR hewan di Jawa Timur (Jatim) yang dinilai masih rawan munculnya Penyakit Mulut Kuku (PMK), jelang Hari Raya Idul Adha diimbau untuk ditutup sementara.
KASUS penyakit, mulut dan kuku (PMK) di Provinsi Bengkulu mencapai 433 kasus. Penyakit ini telah menyerang ternak seperti kerbau dan sapi sejak Januari 2025.
Sebagai langkah preventif, Kementan juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak melalui koordinasi dengan Pejabat Otoritas Veteriner (POV).
Dengan adanya pengiriman ini katanya, diharapkan penanganan dan pencegahan meluasnya PMK di Bantul bisa segera diatasi dan dihentikan.
Vaksin ini diharapkan dapat mempercepat program vaksinasi bagi hewan ternak, mengingat pentingnya menjaga kesehatan sapi, kambing, dan domba, jelang Idul Adha
Penyusunan RPB merupakan instrumen yang sangat vital dalam menyusun peta jalan komprehensif penanggulangan bencana di ibu kota Provinsi Riau.
Proses normalisasi tersebut bukan hanya di aliran sungai tapi juga di parit dari sejumlah ruas jalan.
Kepala DKP Kota Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan, GPM merupakan agenda rutin yang digelar dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Kasus gigitan hewan rabies di Pekanbaru capai 509 kejadian sepanjang 2025. Meski menurun dari 2024, Dinkes tetap imbau warga waspada karena rabies mematikan.
Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Riau AKB Nasriadi mengatakan, lokasi pertama berada di sebuah rumah di Jalan Bangau IV, Kelurahan Perhentian, Kecamatan Marpoyan Damai.
Truk tonase besar atau truk ODOL masih saja nekat melintas masuk jalanan dalam Kota Pekanbaru. Pengemudi truk kucing-kucingan dengan petugas di lapangan yang melakukan pengawasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved