Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir berpotensi di 31 daerah di Jawa Tengah Jumat (24/1), hujan sudah mulai turun sejak pagi dan diminta warga untuk kembali mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jumat (24/1) kembali memberikan peringatan ancaman bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah di Jawa Tengah, karena memasuki siang, sore hingga awal malam cuaca ekstrem berpotensi di 31 daerah yakni di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah di bagian timur.
"Potensi cuaca ekstrem terjadi di sebagian besar daerah di di Jawa Tengah, diminta warga untuk kembali mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa.
Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca Jumat (24/1) pukul 06.00 WIB, lanjut Ferry Oktarisa, cuaca ekstrem masih berpotensi di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes dan Magelang.
Selain itu cuaca ekstrem di Jawa Tengah, ungkap Ferry Oktarisa, juga berpotensi di Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Sedangkan hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah Kebumen, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, Kendal, Surakarta dan Semarang," imbuhnya.
Menurut Ferry Oktarisa angin bergerak dari arah barat ke timur laut dan selatan ke barat laut berkecepatan 3-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen, ketinggian gelombang di perairan utara 0,1-0,5 meter serta di perairan selatan Jawa Tengah 1,25 neter-2,5 meter.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang Giyarto mengatakan cuaca ekstrem di Jawa Tengah diperkirakan masih Ajan berlangsung hingga Februari mendatang, sehingga dalam kurun waktu ini diminta untuk terus mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi.
Wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan tinggi selama puncak cuaca ekstrem, menurut Giyarto, yakni di pesisir utara atau Pantura Jawa Tengah, mulai dari Brebes, Pemalang, Pekalongan ke arah timur hingga Pati dan sebagian Solo Raya.
"Sejumlah upaya dilakukan untuk menekan terjadinya bencana hidrometeorologi yakni modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas curah hujan," imbuhnya.(H-2)
BMKG rilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 22 Januari 2026. Waspada potensi hujan sedang hingga petir di Jaksel dan Jaktim. Simak detail lengkapnya.
Meski tidak ada makanan yang bisa menjadi obat instan, para ahli sepakat bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved