Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pertamina Patra Niaga mencatat peningkatan konsumsi BBM dan LPG di wilayah Sumbagut selama masa Nataru 2024-2025 meleset dari proyeksi sebelumnya. Total peningkatan konsumsi yang dibukukan produk-produk gasolin hanya sebesar 5,3%.
"Selama Satgas Nataru (konsumsi produk-produk gasolin) naik sebanyak 5,3% dari rata-rata harian normal," ungkap Susanto August Satria, Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, di Medan, Selasa (21/1).
Dia menerangkan, selama periode Satgas Nataru (16 Desember 2024 - 9 Januari 2025), pihaknya mencatat konsumsi BBM jenis gasolin di wilayah kerjanya mengalami peningkatan. Total peningkatan konsumsi gasolin (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) di Aceh, Sumut, Riau, Kepri dan Sumbar tercatat sebesar 5,3% atau dari 13.038 KL menjadi 13.734 KL rata-rata per hari.
Jika dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya, realisasi peningkatan konsumsi tersebut terpaut cukup jauh. Yang mana Pertamina Patra Niaga sebelumnya memeroyeksikan peningkatan konsumsi gasolin di Sumbagut selama periode Satgas Nataru 2024-2025 mencapai 6,1%, atau dari 13.038 KL menjadi 13.833 KL rata-rata per hari.
Dengan demikian, realisasi peningkatan konsumsi gasolin di Sumbagut selama periode Satgas Nataru 2024-2025 lebih kecil 0,8% atau 99 KL lebih sedikit dari proyeksi sebelumnya. Realisasi konsumsi yang meleset dari proyeksi juga dialami produk-produk BBM gasoil (Solar, Dexlite, Pertamina Dex).
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga memeroyeksikan penurunan konsumsi gasoil di Sumbagut selama periode Satgas Nataru 2024-2025 sebesar 4,5% atau dari 9.383 KL menjadi 8.965 KL rata-rata per hari. Namun, menurut Satria realisasi penurunan konsumsi gasoil tercatat lebih sedikit, yakni sebesar 5,5% atau dari 9.383 KL menjadi 8.869 KL rata-rata per hari.
Penurunan konsumsi gasoil selalu diproyeksikan setiap periode Satgas Nataru karena pembatasan operasional kendaraan dan angkutan selama masa perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dengan demikian, realisasi penurunan konsumsi gasoil di Sumbagut selama periode Satgas Nataru 2024-2025 lebih besar 1% atau 96 KL sedikit dari proyeksi sebelumnya.
Realisasi yang meleset dari proyeksi pun terjadi pada produk LPG. Menurut Satria, konsumsi LPG pada periode Satgas Nataru 2024-2025 di Sumbagut mengalami peningkatan hingga 6,5%. Atau dari 3.514 MT konsumsi rata-rata harian normal menjadi 3.742 MT per hari.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga memeroyeksikan peningkatan konsumsi LPG di Sumbagut dalam masa Satgas Nataru kali ini hanya sebesar 5,4%, atau dari 3.514 MT menjadi 3.705 MT rata-rata per hari. Dengan demikian terdapat selisih 1,1% atau 37 MT antara realisasi dengan proyeksi.
Selisih lebih besar dialami Avtur, hingga mencapai 2%. Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga memeroyeksikan terjadinya peningkatan konsumsi Avtur di Sumbagut sebesar 15% selama periode Satgas Nataru 2024-2025. Yakni dari 775 KL menjadi 893 KL per hari.
Namun Satria mengatakan, konsumsi Avtur di wilayah kerjanya mengalami peningkatan hingga sekitar 17%. Atau dari 775 KL rata-rata konsumsi normal per hari menjadi 910 KL.(yp)
Teks foto:
Salah satu SPBU di Kota Medan.(Yoseph Pencawan)
Langkah tegas PT Pertamina dalam memberantas praktik pengoplosan tabung gas elpiji 3 kilogram dan distribusi BBM yang tidak sesuai peruntukan menuai apresiasi.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi terus bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan PT Pertamina.
Dia menjelaskan selain menganalisis dokumen pengajuan, pihaknya juga melakukan klarifikasi terkait penyewaan kapal yang akan digunakan oleh PT PIS.
Kilang LPG Cilamaya yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat itu dibangun untuk mendukung program substitusi impor, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pasokan LPG dalam negeri.
Menurutnya, seluruh proyek yang telah menyelesaikan studi pra-kelayakan (pra-feasibilty study) akan diselesaikan tahun ini agar bisa mulai konstruksi pada 2026.
Dengan sistem baru di tahun depan, pembelian LPG akan tercatat berdasarkan domisili dan status penerima, sehingga distribusi menjadi lebih tepat sasaran.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Ada peningkatan kunjungan wisata di Bandung Barat sebesar 93.725 wisatawan
JUMLAH uang kartal yang keluar (outflow) dari Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta kepada perbankan dan masyarakat, selama periode Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,34 triliun
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
Besi muatan sebuah truk trailer bernomor polisi L 8524 UN terlepas, hingga menimpa dua kendaraan lainnya di Ruas Jalan Tol Batang-Semarang KM 354 arah Semarang.
Tingkat okupansi yang melampaui 100% tersebut dipengaruhi pola perjalanan pelanggan yang dinamis, dengan naik dan turun penumpang di berbagai stasiun
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved