Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS Gunung Ibu Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, terus meningkat sejak awal Januari. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Ibu naik dari level III Siaga menjadi Level IV Awas, sejak Rabu (15/1) pukul 10.00 WIT.
"Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di dalam radius 5 kilometer dan sektoral 6 kilometer di bagian utara kawah aktif. Penduduk di luar radius itu harus meningkatkan kewaspadaan," ungkap Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid, di Bandung, Rabu.
Dia juga meminta warga measpadai potensi lahan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Ibu. Jika terjadi hujan abu, masyarakat disarankan menggunakan pelindung hidung, mulut dan mata.
Sejak awal Januari, lanjutnya, aktivitas Gunung Ibu cenderung meningkat dengan kejadian gempa vulkanis dangkal dan gempa tektonik yang sumber gempanya di sekitar Gunung Ibu. "Dengan peningkatan itu potensi terjadinya letusan meningkat," tambah Wafid.
Menurut dia, pada 1-14 Januari terjadi 4 kali letusan dengan ketinggian kolom erupsi mencapai 3.000 meter. Bahkan pada 14 Januari dan 15 Januari, ketinggian kolom erupsi mencapai 4.000 meter dari kawah puncak. (H-3)
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos, perusahaan tambang nikel milik pengusaha David Glen Oei.
Budaya K3 tidak dapat dibangun secara instan, melainkan memerlukan konsistensi dan partisipasi aktif dari seluruh pihak.
Meski dijual dengan harga Rp25 ribu per mangkuk, permintaan gohu ikan di bulan Ramadan selalu tinggi hingga stok yang tersedia habis terjual.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Program penghijauan skala besar ini dinyatakan berhasil oleh Kementerian Kehutanan setelah memenuhi indikator ketat, termasuk persentase tumbuh tanaman yang mencapai 95,16%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved