Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora bersama kepolisian setempat memasang papan pengumuman larangan untuk mendekat titik kawah Oro-oro Kesongo di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Warga dilarang beraktivitas pada area tersebut hingga batas radius 1-1,5 kilometer dari kawah.
Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi usai meletusnya Oro-oro Kesongo pada Selasa (3/12), sehingga diharap tidak ada korban baik akibat lumpur maupun gas beracun yang keluar saat letusan terjadi. "Saat terjadi letusan pernah memakan korban yakni belasan ternak warga juga orang akibat terkena semburan lumpur panas," ujar Lasio, 45, warga sekitar.
Warga lainnya, Jasman, mengungkap kalau papan larangan berwarna merah itu sebelumnya telah dipasang saat meletus tahun lalu. Namun, usai terjadi letusan pada Selasa (3/12) sebanyak enam kali dengan ketinggian 20 meter di area seluas ratusan meter, papan larangan itu kembali dipasang.
Tim Reaksi Cepat BPBD Blora Agung Triyono mengatakan letusan Oro-oro Kesongo ini tidak dapat diprediksi waktunya. Sehingga untuk menghindari jatuhnya korban seperti pada beberapa kali letusan sebelumnya, dipasang papan peringatan agar tak beraktivitas pada radius 1-1,5 kilometer dari pusat letusan. "Demi keamanan warga, maka hingga sepekan, warga dilarang mendekat dengan radius 1-1,5 kilometer dari kawah," ujar Agung Triyono.
Bahaya yang timbul dari letusan Oro-oro Kesongo ini, menurut Agung Triyono, tidak hanya semburan lumpur berwarna hitam pekat yang cukup panas, lebih mengkhawatirkan adalah gas beracun yang keluar saat meletus. Baunya dapat tercium hingga ratusan meter dari pusat letusan.
"Letusan Oro-oro Kesongo kemarin cukup besar, bahkan suaranya terdengar hingga radius beberapa kilometer," kata Kepala Polsek Jati Ajun Komisaris Sugiman.(M-2)
Ratusan warga dari berbagai daerah berdatangan ke Oro-oro Kesongo tang terletak di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora untuk menyaksikan fenomena alam yang cukup langka.
Kawah Oro-oro Kesongo di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah kembali meletus Selasa (3/12) dengan menyemburkan lumpur setinggi 20 meter.
Kebakaran kembali terjadi tempat penampungan minyak mentah hasil pengeboran ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
BPBD Blora juga telah menurunkan petugas untuk terus memantau kondisi di dua kecamatan tersebut, terutama saat terjadi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang.
Polisi akan mengundang tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat untuk mengklarifikasi secara terbuka bahwa RF tidak terbukti bersalah.
Lima santriwati Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Quran Al Maa'uun Blora yang hanyut dan tenggelam di Sungai Lusi seluruhnya ditemukan meninggal.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Delapan satriwati hanyut pada Kamis (11/12) pagi di Sungai Lusi, Blora, Jawa Tengah. Tiga selamat, satu ditemukan meninggal, dan empat masih hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved