Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SURABAYA telah menjadi pusat bisnis dan gaya hidup di Jawa Timur. Kota ini berkembang pesat dengan menggabungkan tradisi dan modernitas, termasuk dalam hal teknologi dan tren digital. Dalam kehidupan warganya, gadget, khususnya handphone, bukan hanya alat komunikasi tetapi juga bagian dari identitas dan gaya hidup. Maka, tidak heran jika permintaan akan aksesori handphone yang fungsional dan stylish terus meningkat.
Pemilihan aksesori handphone yang tepat menjadi penting untuk menunjang aktivitas di tengah kesibukan kota. Powerbank berkapasitas tinggi dan charger cepat, misalnya, adalah solusi esensial bagi mereka yang aktif dan membutuhkan perangkat selalu terhubung.
Sementara itu, pelindung layar berkualitas tinggi membantu menjaga perangkat tetap awet, mengurangi risiko kerusakan akibat goresan atau benturan. Dengan aksesori yang tepat, aktivitas sehari-hari menjadi lebih efisien dan produktif tanpa mengorbankan gaya.
Namun, masyarakat juga perlu waspada saat memilih aksesori. Produk murah tanpa jaminan kualitas dapat membahayakan perangkat dan pengguna. Misalnya, charger cepat berkualitas buruk dapat menyebabkan baterai cepat rusak atau bahkan memicu korsleting. Di sisi lain, memilih aksesori dari penyedia terpercaya memastikan keamanan dan fungsionalitas perangkat tetap terjaga.
Selain berfungsi, aksesori seperti earphone nirkabel dan casing unik juga menjadi bagian dari ekspresi diri. Earphone tanpa kabel memberi kebebasan bergerak dan kenyamanan, sedangkan casing berdesain menarik menambah sentuhan personal pada perangkat. Oleh karena itu, edukasi mengenai pentingnya memilih aksesoris berkualitas semakin relevan, terutama di tengah gaya hidup digital yang berkembang pesat.
Toko Bintang hadir sebagai destinasi terpercaya di Surabaya bagi mereka yang mencari aksesori berkualitas dan aman. Dengan beragam produk terbaru, toko ini tidak hanya mengikuti tren tetapi juga memastikan bahwa setiap produk memenuhi standar fungsionalitas yang tinggi.
“Kami di Toko Bintang selalu menyediakan produk berkualitas yang mendukung aktivitas harian pelanggan sekaligus mencerminkan gaya hidup mereka,” ungkap CEO of PT Bintang Internasional (Toko Bintang), Andri Gunawan Horas dilansir dari keterangan resmi, Selasa (12/11).
Surabaya, dengan warganya yang paham teknologi dan mengikuti perkembangan tren, membutuhkan aksesori handphone yang sejalan dengan ekspektasi mereka.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan produk yang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau agar setiap pelanggan dapat merasakan manfaat maksimal,” tandas Head Store Bintang Surabaya, Johan Fahruddin. (H-2)
Dunia teknologi kembali dihebohkan dengan kabar dari produsen ponsel asal Tiongkok, Honor.
Honor sedang mempersiapkan sebuah 'ponsel hebat' bagi para pengguna yang mencari perangkat dengan kekuatan tinggi serta kapasitas baterai yang besar.
Samsung Galaxy A16 5G masih menjadi salah satu ponsel terlaris di kelas menengah hingga akhir 2025.
Kompetisi di dunia smartphone lipat di Indonesia kembali meningkat setelah OPPO mengumumkan peluncuran resmi OPPO Find N5 pada akhir April 2025.
SOSOK ayah kini sering terasa ada tapi tiada. Data fatherless dari Pendataan Keluarga 2025 menunjukkan bahwa 25,8% anak Indonesia mengalami kondisi fatherless.
PENDIDIKAN karakter bagi anak-anaka saat ini sangat penting di tengah kemajuan teknologi yang sangat pesat.
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Hands-on play melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
Lingkungan yang mendukung untuk interaksi hangat yang dimaksud ialah saat interaksi berlangsung, orangtua tidak memberikan tekanan bahwa anak harus bercerita tentang kehidupannya.
Jika sebelumnya seorang kreator membutuhkan perangkat kamera profesional, kini seluruh kebutuhan dokumentasi dapat dilakukan hanya melalui ponsel.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai penggunaan gawai (gadget) tak baik jika dijadikan alat utama pembalajaran untuk anak sekolah di jenjang SD, SMP maupun SMA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved