Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGIA program yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) untuk menurunkan angka stunting, mulai membuahkan hasil. Ini terbukti dengan turunya angka stunting di Kota Bandung.
Untuk diketahui pada awal 2024, penurunan angka stunting ditargetkan 14%, namun ternyata penurunannya mencapai 12%. Diharapkan angka tersebut bisa semakin turun mencapai target bayangan (shadow target) 6,9% hingga akhir tahun ini.
"Dengan kerja sama dan sinergi yang kuat, kami optimistis target 6,9% pada 2024 bisa tercapai. Dengan penurunan tersebut diharapkan kota Bandung dapat menjadi kota dengan generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkap Asisten Kesra Kota Bandung, Asep Saeful Gufron
Kamis (7/11) dalam acara Gebyar Pelayanan KB bertema "Ayo KB, Keluarga Keren Cegah Stunting" di Klinik Kesehatan Unpad kota Bandung.
Acara ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung dengan Unpad. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mencapai target penurunan stunting secara bertahap hingga zero new stunting pada 2024.
Menurut Asep, pemerintah terus melakukan sinkronisasi program dengan dukungan seluruh elemen. Termasuk pendataan yang akurat agar upaya penurunan stunting lebih optimal. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan kembali pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai target tersebut.
Kepala DPPKB Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung dua agenda utama RPJMN, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan percepatan penurunan angka stunting.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan agar kualitas hidup masyarakat semakin baik dan stunting bisa ditekan,” tutur Kenny.
Kegiatan layanan ini dilaksanakan di empat lokasi strategis. Keempatnya yaitu di Klinik Kesehatan Unpad, RS Sariningsih, RB Cuma-Cuma, dan RSIA Al-Islam. Selain menjaring peserta KB baru, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pencapaian target penurunan angka stunting di Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala Klinik Kesehatan Unpad, dr. Azzimi Fuad, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkot Bandung dan BKKBN kepada Klinik Kesehatan Unpad untuk berperan dalam safari KB ini.
“Klinik Kesehatan Unpad bukan hanya melayani civitas akademika, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Harapan kami, kegiatan ini dapat berkontribusi dalam menurunkan angka KB dan meningkatkan kualitas generasi mendatang,” jelas Azzimi.(N-2)
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved