Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DALAM rangka mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus memastikan tersedianya hunian yang layak dan aman bagi masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Bimbingan Teknis Sertifikasi Registrasi Pengembang Perumahan (Bimtek SRP2), yang diselenggarakan untuk menstandarisasi kualitas pengembang dan pembangunan perumahan agar sesuai dengan standar kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan.
Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno menyampaikan, developer haru smampu mewujudkan perumahan yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberi dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.
"Menjaga lingkungan itu dampaknya memang tidak bisa instan, akan tetapi jangka panjang. Kami berharap developer bisa memberi manfaat kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (25/10).
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jateng Arief Djatmiko menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari implementasi Peraturan Menteri PUPR Nomor 24 Tahun 2018, yang mewajibkan pengembang perumahan memiliki sertifikasi.
Dengan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Realestat Indonesia (LSP REI) yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Pemprov Jateng berharap dapat mencetak pengembang berkompeten yang taat aturan dan mampu membangun perumahan layak huni bagi masyarakat.
“Melalui SRP2 ini, kami ingin memastikan setiap pengembang mematuhi regulasi dan berkomitmen pada standar yang mampu menjamin hunian berkualitas, aman, nyaman, serta sesuai kebutuhan dasar penghuninya,” jelas Arief Djatmiko.
Ketua LSP REI Hendra Susanto menambahkan bahwa sertifikasi ini merupakan langkah penting dalam memastikan SDM di sektor perumahan memiliki kompetensi yang memenuhi standar nasional.
Dengan SDM yang berkualitas, rumah-rumah yang dibangun akan memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, serta kesehatan, sehingga mampu menjadi lingkungan yang mendukung pendidikan karakter anak-anak dalam keluarga.
Mewakili Forum Komunikasi Developer Jawa Tengah Andi Kurniawan menyatakan bahwa sertifikasi ini bukan hanya penting bagi pengembang di masa depan, tetapi juga merupakan syarat teregistrasinya pengembang dan tenaga ahli perumahan yang kompeten di bidangnya.
Sertifikasi SRP2 ini mencakup uji kompetensi dalam aspek Penilaian Kelayakan Lokasi, Investasi, Perencanaan, hingga Pembangunan Layak Huni bagi masyarakat. (Ant/Z-10)
Puluhan hektare lahan bekas terdampak banjir air laut pasang (rob) di Kota Pekalongan juga dikembalikan menjadi lahan sawah.
Provinsi terbaik bukan soal medali, tapi konsistensi. Jawa Tengah unggul di 11 indikator pembangunan
TIM SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki asal Jakarta yang mengalami hipotermia saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Bambangan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
PEMERINTAH bakal memperkuat infrastruktur di Dieng, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mendukung agar pencukuran rambut gimbal Dieng diusulkan sebagai warisan budaya dunia UNESCO.
Tercatat,di Purbalingga, Jawa Tengah, sebanyak 8.691 anak pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga pendidikan kesetaraan belum atau tidak lagi melanjutkan sekolah
Hingga Minggu (17/8) malam, kebakaran yang terjadi di sebuah sumur minyak rakyat di di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora yang terbakar sejak siang belum dapat dipadamkan.
PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) kembali mencatatkan prestasi membanggakan.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menyiapkan 4.000 beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun 2026.
DIREKTUR SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal Abdullah, mengatakan, upaya untuk meningkatkan layanan BPJS Kesehatan tidak bisa jika hanya mengandalkan teknologi.
Industri Pertahanan Sudah Mumpuni, tapi Teknologi Kunci Masih Jadi PR
Pentingnya peran pengusaha muda dalam menciptakan ekosistem ekonomi baru yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Investasi gizi sejak dini merupakan kunci untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di masa mendatang.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved