Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Jalan lintas Sumatra (Jalinsum) tepatnya di Batu Jomba Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan-Sumatra Utara, longsor. Akibatnya akses transportasi dari Sipirok ke Tarutung atau sebaliknya lumpuh total, Jumat (11/10).
Tingginya curah hujan sejak September hingga Oktober membuat tanah labil sehingga badan badan jalan menuju Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan tidak dapat bertahan. Akibatnya badan jalan longsor hingga mengakibatkan kelumpuhan arus lalu lintas didaerah tersebut.
Buloin Hutajulu warga Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (11/10) Pkl 17.03 WIB, mengaku harus menunda perjalanannya menuju Padang Sidempuan akibat akses jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
Baca juga : Kecelakaan Libatkan Banyak Kendaraan di Bukittinggi, 16 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
"Kondisi jalan di daerah tersebut sangat memprihatinkan sejak 3 tahun terakhir namun tidak mendapatkan penanganan yang serius dari Pemerintah Sumatra Utara," ujarnya.
Sejak Kamis (10/11) daerah tersebut diguyur hujan deras sehingga badan jalan ambruk. Selain itu, bukit di sisi kiri badan jalan menuju Sipirok juga longsor. Hal tersebut memperparah kondisi jalan di daerah itu.
Pengguna jalan yang hendak melintas dari Sipirok menuju Tarutung dan sebaliknya harus putar balik sebab kondisi badan jalan sama sekali tidak dapat dilalui, katanya.
Baca juga : Hadapi Musim Hujan, BPBD Cilacap Petakan Daerah Rawan Bencana Hidrometeorologi
Personil Polres Tapanuli Selatan telah turun ke lokasi untuk mengarahkan pengguna jalan agar memutar balik hingga badan jalan diperbaiki kembali.
Pantauan Media Indonesia di lapangan Jumat (11/10) alat berat jenis excavator sudah dipersiapkan di lokasi untuk memperbaiki badan jalan. Nnamun curah hujan yang masih tinggi membuat operator alat berat tidak dapat mengoperasikan alat tersebut. (N-2)
Putusnya jalur penghubung antarkabupaten terjadi sejak Februari 2022 hingga Februari 2026 akibat hujan tinggi yang memicu longsor sepanjang 250 meter dan mengancam permukiman warga.
Tidak hanya menutupi badan jalan, material longsor tersebut juga menimpa Jembatan Gantung Tonjong, sehingga akses bagi pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki lumpuh total.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
Pemerintah tambah TKD Rp10,6 triliun untuk pemulihan banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dana cair bertahap mulai Februari hingga April 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved