Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekupang, Batam, melaporkan adanya lonjakan signifikan dalam jumlah pernikahan yang tercatat sepanjang 2024. Hingga pertengahan September, KUA Sekupang telah mencatat total 382 pernikahan.
Total jumlah pernikahan ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Kami melihat peningkatan yang konsisten setiap bulannya. Januari tercatat 35 pasang, lalu meningkat di Februari menjadi 43 pasang. Puncaknya terjadi pada Juni dengan 63 pasang," kata Kepala KUA Sekupang, Adamrin, Minggu (22/9).
Menurut dia, dari total 382 pernikahan, terdapat fenomena menarik yakni mayoritas pasangan, yakni 201 pasang, memilih untuk melangsungkan akad nikah di kantor KUA. "Ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi. Banyak pasangan yang memilih prosesi lebih sederhana dan efisien di kantor," ujarnya.
Baca juga : Armand Maulana Saksi Pernikahan Nino Kayam: Permintaan Almarhum Bapak
Merespons lonjakan ini, KUA Sekupang telah meningkatkan kapasitas pelayanannya. "Kami memastikan seluruh staf, termasuk penyuluh agama dan pramubakti, siap memberikan pelayanan terbaik sepanjang tahun," tambahnya.
Selain pelayanan pernikahan, KUA Sekupang juga melaporkan peningkatan partisipasi dalam program Bimbingan Perkawinan (Binwin).
Dia menambahkan komitmen KUA Sekupang untuk terus memberikan pelayanan maksimal di tengah lonjakan pernikahan ini. "Kami siap membantu masyarakat dengan prosedur yang mudah dan cepat, baik untuk pernikahan di kantor maupun di luar kantor," tambahnya.
Baca juga : Sah! Nino Kayam RAN Resmi Menikah dengan Dhabitannisa Auni
Lonjakan pernikahan di Sekupang ini dipandang sebagai indikator positif, menunjukkan optimisme masyarakat dalam membangun rumah tangga di tengah berbagai tantangan ekonomi dan sosial. KUA Sekupang berjanji akan terus meningkatkan kualitas pelayanannya untuk mengakomodasi tren positif ini di masa mendatang. (N-2)
Konsep yang selama ini identik dengan skala besar dan format konvensional mulai bergeser menuju pernikahan yang lebih terkurasi, berskala kecil, dan menekankan kualitas pengalaman.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
MENGANGKAT tagline “Get Wedding Soon”, Golden Tulip Wedding Showcase 2026 akan menghadirkan inspirasi bagi calon pengantin yang ingin menggelar pernikahan bernuansa Glamour.
NOVOTEL Yogyakarta International Airport Kulon Progo dan Ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menawarkan lokasi pernikahan memukau yang dikelilingi panorama pegunungan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved