Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut getaran gempa berskala intensitas IV-III MMI di Gianyar, Bali, mengakibatkan kerusakan pada satu fasilitas pendidikan, satu fasilitas kesehatan, dan dua unit rumah warga di Desa Sidan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari memastikan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat guncangan gempa bumi di Gianyar, Bali sudah ditangani dengan cepat oleh pemerintah daerah setempat.
Ia mengungkapkan kondisi sudah terkendali yang sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa. Masyarakat secara umum sudah tidak menunjukkan kepanikan yang berlebihan.
Baca juga : BNPB Pastikan Sejauh Ini Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa Bali
"Ada sebanyak dua keluarga warga Gianyar yang menjadi korban terdampak getaran gempa bumi itu dan kini sudah dalam penanganan petugas," kata dia di Jakarta, Sabtu (7/9/2024),
Tim reaksi cepat BPBD Gianyar mengonfirmasi mereka beserta personel TNI/Polri sudah berada di lokasi kejadian dan memastikan kondisi masyarakat tetap aman di bawah pengawasan BNPB dan pemerintah provinsi.
BNPB memastikan seluruh personel gabungan di Gianyar akan terus bersiaga untuk menjamin keselamatan dan semua kebutuhan masyarakat terpenuhi bila terjadi bencana susulan.
Baca juga : BMKG Catat Ada Lima Gempa Susulan di Bali
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 4,9 magnitudo dilaporkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengguncang Gianyar, Bali pada pukul 10.51 WIB yang selanjutnya diikuti oleh lima kali gempa susulan kecil sampai dengan pukul 13.55 WIB.
Hasil analisisis mendapati episenter gempa berlokasi di darat pada jarak dua kilometer timur laut Gianyar dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa bumi tersebut adalah gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di darat Bali. Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi itu memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault) dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. (Ant/P-3)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Gempa tektonik magnitudo 2,9 mengguncang Kota Bandung pada 6 Februari 2026. BMKG memberikan imbauan untuk kesiapsiagaan bencana dan pentingnya mitigasi serta edukasi gempa.
Secara rinci, BPBD menjelaskan tercatat rumah rusak di 7 titik, tempat ibadah 2 titik, fasilitas pemerintah 1 titik, fasilitas pendidikan 2 titik dan fasilitas kesehatan 3 titik.
SEJUMLAH rumah dilaporkan mengalami kerusakan usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/1) kemarin.
BMKG memastikan rangkaian gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa maupun gempa susulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berada di darat, sekitar 16 kilometer timur Bantul, dengan kedalaman 11 kilometer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved