Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JALAN trans Kandangan-Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, kembali tak bisa dilewati pasca kembali terjadi longsor di Km 77 Gunung Sabuk, Jumat (6/9). Kondisi jalan trans Kandangan-Batulicin ini merupakan penghubung dari Banua Anam ke daerah pesisir Kalimantan.
Dari pantauan, tanah longsoran meluber ke badan jalan. Pengguna jalan baik roda dua dan roda empat tidak bisa melintas jalan tersebut. Akses jalan ke Kandangan-Batulicin atau sebaliknya putus total.
Akibatnya, warga dan pengguna jalan yang sudah terlanjur menggunakan jalan trans Kandangan-Batulicin bersama-sama membersihkan tanah longsoran dari badan jalan.
Baca juga : Pilkada Dua Kabupaten di Kalsel Melawan Kotak Kosong
Seorang warga pengguna jalan, Tiar, mengeluhkan kondisi jalan trans Kandangan-Batulicin yang tak bisa dilewati. Terlebih, belum mendapatkan perhatian pihak terkait untuk mengatasi kondisi tersebut.
"Harusnya begitu ada bencana, ada penanganan longsor. Bagaimana caranya agar jalan bisa dilewati," ucap warga Batulicin itu.
Hal senada juga diungkan Riri. Dirinya pada Kamis (5/9) melewati jalan trans Kandangan-Batulicin dengan menggunakan roda dua dari Bumi Bersujud ke Barabai.
Baca juga : Karhutla di Kalsel Semakin Parah
"Wah tidak bisa pulang ke Batulicin berarti kalau jalan longsor dan belum ada penanganan. Mudah-mudahan cepat ditangani agar bisa dilewati kembali, rencana dari Barabai ke Batulicin mau lewat jalan trans ini lagi," harapnya.
Dia pun berharap agar pihak berwenang bisa menangani segera keluhan warga dan pengguna jalan. (N-2)
Tanah longsor menutup jalan dengan ketebalan 3 meter dan panjang 7 meter. Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat melakukan evakuasi dan dibantu ekskavator.
INTENSITAS hujan tinggi yang terjadi sejak siang hingga malam menyebabkan kolam ikan longsor menimpa rumah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Hujan dengan intensitas lebat juga diduga menyebabkan tanah longsor menerjang Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memicu banjir dan tanah longsor.
Sebagian keluarga besarnya juga turut menjadi korban dalam peristiwa memilukan tersebut.
Dengan tambahan tersebut, total kantung jenazah yang diterima hingga saat ini berjumlah 55 kantung. Dari jumlah itu, sebanyak 41 jenazah telah berhasil diidentifikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved