Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDAPATAN per kapita penduduk Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai meningkat. Hasil survei, saat ini pendapatan per kapita penduduk di wilayah itu sebesar Rp8,6 juta dari sebelumnya Rp8,2 juta.
Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, naiknya pendapatan per kapita bisa menjadi salah satu indikator tumbuhnya perekonomian di Kabupaten Cianjur. Secara makro, sektor perekonomian mencakup berbagai instrumen.
"Naiknya pendapatan per kapita penduduk Kabupaten Cianjur tentunya karena ditopang berbagai sektor. Jadi, ini adalah wujud kerja sama dari berbagai sektor," kata Herman seusai membuka kegiatan Expo dan Gebyar Kursus di Gedung Assakinah, Senin (19/8).
Baca juga : PKS Cianjur Serahkan Rekomendasi bagi Pasangan Deden Nasihin-Dokter Efa
Herman menyakini, salah satu penopang naiknya pendapatan per kapita penduduk Kabupaten Cianjur tak terlepas juga keberadaan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). Peran LKP yaitu mencetak sumber daya manusia terampil sehingga memiliki skill pada masing-masing bidang.
"LKP cukup berkontribusi. Selain bisa menjadi solusi mengatasi pengangguran, keberadaan LKP juga bisa menopang perekonomian karena mereka bergerak pada berbagai sektor jasa dan perdagangan," tuturnya.
Sejauh ini, kata Herman, Kabupaten Cianjur tak kekurangan potensi. Baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
Baca juga : Jumlah ASN Pensiun di Cianjur tak Sebanding dengan Kuota Rekrutmen
"Dengan jumlah penduduk hampir 2,6 juta jiwa serta wilayah yang cukup luas, SDM dan SDA di Kabupaten Cianjur sangat potensial. Tapi ini harus dibarengi dengan peningkatan skill atau keterampilan SDM-nya. Karena itu, kehadiran LKP sangat diharapkan bisa menjadi fasilitas mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan pendapatan per kapita penduduk," pungkasnya.
Kepala Bidang PAUDNI Disdikpora Kabupaten Cianjur, Jajang Sutisna, menjelaskan kegiatan digelar selama tiga hari mulai 19-21 Agustus 2024. Tujuan dari kegiatan ini salah satunya sebagai bentuk evaluasi sejauh mana keberadaan LKP berkontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Cianjur.
"Jadi, bagaimana daya dukung LKP ini jadi pendorong peningkatan IPM, pendapatan per kapita, serta mengurangi angka pengangguran," kata Jajang.
Baca juga : BNNK Cianjur Tes Urine Mendadak Bupati
Jumlah LKP di Kabupaten Cianjur terdata sebanyak 114 rumpun dengan berbagai bidangnya masing-masing. Pada kegiatan Expo dan Gebyar Kursus 2024, hanya ditampilkan LKP-LKP yang betul-betul sudah mandiri.
"LKP ini menjadi shortcut atau jalan pintas bagi masyarakat bagaimana keterampilan ini bisa diperoleh. Misalnya, dengan kuliah, mereka harus menempuh pendidikan 1-5 tahun. Tapi dengan mengikuti kursus atau LKP ini bisa ditempuh dengan pendidikan 6-8 bulan. Ijazahnya pun sudah diakui sektor dunia usaha," pungkasnya. (N-2)
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
Diagnos menyampaikan performa keuangan pada kuartal III 2025 terdapat koreksi pendapatan sebesar 2% secara year-on-year (YoY) apabila dibandingkan dengan kuartal III 2024.
Perusahaan fokus pada penguatan rantai distribusi, peningkatan efisiensi operasional, serta kemitraan strategis.
PT Newport Marine Services Tbk (BOAT), perusahaan pelayaran nasional yang bergerak di jasa kelautan untuk sektor minyak dan gas bumi (migas), mencatatkan kinerja keuangan yang kuat.
PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatat kinerja keuangan solid hingga kuartal III 2025 dengan pendapatan sebesar Rp4,12 triliun atau tumbuh 12,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
SEPANJANG semester pertama 2025, PT Venteny Fortuna International Tbk mencatatkan total pendapatan sebesar Rp104,0 miliar. Pendapatan ini mengalami peningkatan sebesar 18,3%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved