Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU unit mobil berjenis SUV masuk jurang sedalam 250 meter di ruas jalur Batang-Dieng tepatnya di Desa Deles, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, diduga karena alami rem blong. Akibatnya, empat orang terdiri dari 1 laki-laki dan 3 perempuan terdiri dari penumpang dan pengemudi tewas.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (6/8) hingga malam, petugas kepolisian dibantu warga berusaha melakukan evakuasi terhadap sebuah mobil SUV berwarna putih dengan nomor polisi B 2435 UBQ yang masuk ke dalam jurang sedalam 250 meter di ruas jalan Batang-Dieng tepatnya di Desa Deles, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
Sebanyak empat orang yakni satu laki-laki dan tiga perempuan yakni pengemudi dan penumpang diketahui tewas dalam insiden kecelakaan di jalur wisata tersebut, bahkan evakuasi terhadap para korban cukup berat karena warga terpaksa mengangkut jenasah korban menggunakan tandu dari bawah jurang dengan merambat di tebing yang cukup curam.
Baca juga : Minibus Wisatawan Terjun ke Jurang, Dua Orang Tewas
Keempat korban berdasar identifikasi petugas yakni Rumi Januar (50) dan Suljah Terawati (52) warga Koja, Jakarta Utara, Mida (59) warga Cilincing, Jakarta Utara dan Ari Kusmayati (49) Warga Kebonjeruk, Jakarta Barat.
"Dugaan sementara penyebab kecelakaan tersebut karena mobil mengalami rem blong, sehingga ketika berada di jalan turunan sopir tidak dapat mengendalikan dan masuk ke dalam jurang sedalam 250 meter," kata Kepala Polres Batang Ajun Komisaris Besar, Nur Cahyo Ari Prasetyo Selasa (6/8) malam.
Peristiwa tersebut menurut keterangan sejumlah warga, lanjut Nur Cahyo Ari Prasetyo, berawal ketika mobil Toyota Fortuner yang berisi empat orang tersebut sekitar pukul 15.00 WIB melintas dari arah Dieng menuju ke Bawang, tepat ketika berada di jalan menurun diduga mengalami gangguan pengereman hingga sopir tidak dapat mengendalikan kendaraan dan masuk ke jurang.
Baca juga : Kecelakaan Tol Semarang-Batang, Rombongan Habis Kondangan di Lampung
Dugaan mengalami rem blong tersebut, menurut Nur Cahyo Ari Prasetyo, karena berdasarkan pemeriksaan sementara pada kendaraan tersebut berbau cukup menyengat kampas terbakar, bahkan sejumlah warga sebelum diketahui ada kendaraan masuk jurang tersebut juga mencium aroma kampas yang cukup tajam.
Setelah berhasil dievakuasi, demikian Nur Cahyo Ari Prasetyo, para korban segera dilarikan ke Puskesmas Bawang dan sampai saat ini masih di kamar mayat.
"Mereka tewas di lokasi kejadian, petugas masih melakukan olah TKP dan berusaha mengevakuasi kendaraan," imbuhnya. (AS)
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 Semarang-Bawen tepatnya di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa (6/1) pagi, dengan korban 1 tewas dan 6 luka.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Kepolisian berkomitmen untuk bekerja secara profesional dan tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan.
TOPAN Fung-wong melanda Filipina bagian barat laut, Senin (10/11), menewaskan setidaknya dua orang. Pengumuman badai membuat 1,4 juta orang mengungsi
Peristiwa baku tembak itu bermula ketika Komando Operasi Habema Kogabwilhan III bergerak menuju Kampung Soanggama, Selasa (14/10) malam.
Kontak tembak berawal saat prajurit menuju ke kampung Soanggama untuk membantu masyarakat yang berada dalam cengkraman KKB.
Komnas HAM menyebut 10 warga sipil menjadi korban meninggal dunia akibat unjuk rasa yang terjadi sepekan terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved