Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA embun beku kembali menerjang dataran tinggi Dieng tepatnya di sekitar Kompleks Candi Arjuna di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (12/7).
Jika dibandingkan dengan embun beku sebelumnya, fenomena tersebut semakin meluas. Karena embun beku yang biasa disebut juga dengan embus upas tidak hanya di sekitar kawasan candi melainkan sampai ke areal pertanian warga.
kata Kepala UPT Wisata Dieng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Sri Utami mengatakan bahwa fenomena embun beku yang terjadi sekarang lebih meluas jika dibandingkan sebelumnya.
Baca juga : Diselimuti Embun Es 2 Hari Berturut-turut, Suhu di Dieng Capai Minus 1,35 Derajat Celcius
"Embun beku memang berdampak pada lahan kentang milik petani. Namun, bagi wisatawan, embun es merupakan fenomena yang menarik. Karena seperti salju," jelas Sri.
Fenomena embun beku cukup menyita perhatian para wisatawan sejak pagi hari. Banyak wisatawan yang beruntung menyaksikan fenomena embun upas yang biasanya muncul saat musim kemarau ini.
"Karena masih masa liburan memang wisatawan banyak menginap, tapi tadi pagi belum banyak yang tahu," jelasnya.
Baca juga : Catat! Ini Jadwal Dieng Culture Festival 2024
Sementara menurut pegiat wisata sekaligus pembuat aplikasi Cuaca Dieng Aryadi Darwanto mengungkapkan bahwa suhu terendah di dataran tinggi Dieng pada pagi hari tadi tercatat mencapai minus 1,77 derajat Celsius.
"Dieng pagi ini kembali muncul embun es dengan suhu minimum yang tercatat 1,77 derajat celsius. Setelah tiga minggu tidak muncul embun es, hari ini kembali terjadi fenomena embun beku," katanya.
Dalam tiga pekan terakhir, dataran tinggi Dieng kerap diguyur hujan, sehingga tidak muncul embun beku karena suhu yang menghangat. (LD)
SUKUR, 45, seorang petani kentang di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, lemas.
POLRES Wonosobo, Jawa Tengah berupaya mengantisipasi kemacetan di jalur wisata ke Dieng saat musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sebanyak delapan anak bajang menjalani ritual potong rambut gimbal dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2025
Fenomena yang terjadi di Dieng terutama di sekitar lapangan dekat Candi Setyaki. Dan juga di Candi Arjuna juga ada.
DALAM dua hari terakhir, pada Sabtu dan Minggu 19 dan 20 Juli 2025 pagi, embun beku menyelimuti kawasan Dieng yang memiliki ketinggian di atas 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Udara dingin dirasakan warga berada di kawasan Dieng, Jawa Tengah. Bahkan di sana muncul fenomena embun upas atau salju.
Kemenko PMK bersama 200 relawan melanjutkan aksi bersih-bersih di destinasi pariwisata populer di Jawa Tengah.
Lokasi kegiatan yang sebelumnya dikelola Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), kini dikelola oleh Museum dan Cagar Budaya (MCB) Ditjen Kebudayaan.
Fenomena alam ini menarik banyak wisatawan yang beruntung berada di Dieng, sehingga mereka dapat menyaksikan langsung embun beku tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved