Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan ekor burung dilindungi keluar Kalimantan Selatan. Burung hasil operasi tersebut dilepasliarkan di kawasan Taman Hutan Raya Sultan Adam, Kabupaten Banjar.
"Pada 5 Juli 2024 lalu Tim Gakkum LHK berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan ekor burung yang sebagian burung tersebut berstatus dilindungi ke luar Kalsel. Ribuan burung tersebut diangkut menggunakan dua mobil dari wilayah Kabupaten Tapin dan rencananya akan dikirim ke luar Kalsel melalui pelabuhan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar," ungkap Kepala Balai Gakkum KLHK wilayah Kalimantan, David Muhammad, Rabu (10/7).
Dalam tindakan itu, Gakkum menahan dua orang sopir berinisial AI dan AH dan menetapkannya sebagai tersangka, serta menyita sedikitnya 5.003 ekor burung terdiri dari 10 spesies. Sekitar 1.000 ekor burung masuk kategori dilindungi yaitu Beo (Gracula religiosa), Cililin (Platylophus galericulatus), Serindit (Loriculus galgulus), Cucak Hijau (Chloropsis sonnerati).
Baca juga : Lagi, Satu Pelaku Penyelundupan 360 Kg Sisik Trenggiling Ditangkap
Sedangkan sisanya jenis burung yang tidak dilindungi. Yakni jenis Kolibri Ninja (Leptocoma spirata), Madu Kelapa (Anthreptes malacensis), Kacer (Copsychus saularis), Murai (Kittacincla malabarica), Kacamata Belukar (Zopterops auriventer), dan Kapas Tembak (Pycronotus plumosus) yang hanya dapat diedarkan berdasarkan izin dari pejabat berwenang.
"Penyidik Gakkum LHK Seksi Wilayah I Palangka Raya akan mengusut tuntas kasus ini, data pemilik serta jaringannya sudah kita kantongi. Ini merupakan tindak kejahatan luar biasa," tegasnya.
Para tersangka dijerat pasal 21 dan 40 UU RI No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.
Baca juga : Gakkum KLHK Gagalkan Perdagangan Satwa Liar Dilindungi di Situbondo
Ribuan ekor burung hasil sitaan ini kini dilepasliarkan di kawasan puncak Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar, Rabu (10/7). Asisten III Pemprov Kalsel, Ahmad Bagiawan di sela-sela aksi pelepasliaran burung hasil operasi mengatakan Pemprov Kalsel mengapresiasi keberhasilan Gakum KLHK dalam menggagalkan upaya penyelundupan burung dari wilayah Kalsel.
"Kita sangat apresiasi atas keberhasilan Gakkum KLHK ini sebagai bagian penyelamatan lingkungan. Pelepasliaran burung di kawasan Tahura ini kita harapkan mampu menambah keanekaragaman hayati di kawasan ini," ujarnya.
Berdasarkan data BKSDA, di wilayah Kalsel terdapat 52 mamalia dan 21 jenis diantaranya dilindungi. Kemudian jenis burung ada 183 jenis yang dilindungi ada 43 jenis. Sedangkan reptil ada 29 jenis yang dilindungi ada delapan jenis.
"Perburuan dan perdagangan burung secara ilegal akan mengancam ekosistem dan sumber daya alam liar," tutur Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna. (Z-3)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Menurut Simply Birding, habitat utama Nyctyornis amictus meliputi hutan tropis primer dan sekunder di Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan.
Burung beo malam (night parrot), salah satu burung paling misterius di dunia, kembali mengejutkan para ilmuwan.
Burung yang paling sering terlihat di punggung badak Afrika adalah oxpecker. Burung ini menghabiskan sebagian besar waktunya di tubuh hewan besar untuk mencari makan.
Burung purba memiliki keunggulan dalam pola makan. Paruh tanpa gigi memungkinkan mereka memakan biji-bijian dan sumber makanan sederhana yang masih tersedia.
Hasil penelitian ini tampaknya mendukung teori yang diajukan pada tahun 1970-an, yaitu bahwa burung liar mungkin mengalami kesalahan navigasi sederhana.
Salah satu hal yang menarik adalah burung wiwik kelabu jarang terlihat, tetapi suaranya sering terdengar. Akibatnya, suaranya kerap dianggap tanda kematian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved