Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA cerah berawan akan mewarnai Jawa Tengah, Selasa (9/7). Namun pada sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang hingga malam hari.
Meski masih hujan, intensitasnya berkurang. Cuaca cerah cenderung panas meningkatkan ancaman kekeringan sehingga bantuan air bersih terus digelontorkan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang dalam keterangannya mengungkapkan, hujan ringan-sedang berpotensi terjadi sore hingga awal malam di beberapa daerah yakni Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid dan Temanggung.
Baca juga : Jelang Musim Kemarau, Ada 81 Desa di Banyumas Terancam Krisis Air Bersih
"Potensi hujan tersebut di kawasan pegunungan bagian tengah dan barat, tidak disertai angin kencang dan kilatan petir," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N, Selasa (9/7).
Berdasarkan pengamatan cuaca pukul 05.30 WIB, ungkap Arif, potensi hujan ringan masih mengguyur di empat daerah yakni Purwokerto, Magelang, Bumiayu dan Majenang, selebihnya cerah berawan sepanjang hari.
"Angin dari timur ke selatan dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam, suhu udara 22-34 derajat celcius dan kelembaban udara 55%-95%," tambahnya.
Baca juga : Pemkot Tasikmalaya menetapkan status siaga darurat kekeringan
Sedangkan ketinggian gelombang, lanjut Arif, di perairan utara Jawa Tengah 0,5-1,5 meter dan di perairan selatan 1,3-2,5 meter, kondisi ini cukup ahan untuk pelayaran dan aktivitas di pesisir, meskipun ancaman banjir air laut pasang (Rob) masih tinggi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan secara terpisah mengatakan berdasarkan data diperoleh dari BMKG puncak kekeringan diperkirakan akan terjadi pada Juli-Agustus. Ia meminta warga terutama di daerah rawan kekeringan melakukan penghematan air.
"Kita diuntungkan kemarau basah, sehingga diminta warga dapat menabung air
untuk menghadapi puncak kekeringan ini, karena September mendatang sudah
memasuki musim penghujan," kata Bergas Catursasi Penanggungan.
Menghadapi puncak kekeringan ini, menurut Bergas Catursasi Penanggungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan distribusi bantuan air ke sejumlah daerah terlanda kekeringan seperti Klaten 660 ribu liter, Cilacap 95 ribu liter, Pati 48 ribu liter, Blora, Grobogan dan Temanggung masing-masing 10 ribu liter serta Kabupaten Semarang 5 ribu liter. (Z-3)
553 kepala keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak banjir menyusul jebolnya tanggul Sungai Citarum
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
BPBD Kabupaten Probolinggo mencatat dampak signifikan akibat banjir yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved