Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES pencarian korban tanah longsor di lokasi tambang emas tradisional Desa Tulabolo Timur, Bonebolango, Gorontalo, dihentikan sementara akibat hujan deras.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Gorontalo, Heriyanto mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah operasi pencarian di Desa Tulabolo Timur sedari pagi hingga malam ini.
“Karena terkendala cuaca, hujan deras di lokasi maka operasi pencarian dihentikan sementara,” terangnya kepada Media Indonesia saat dihubungi dari Palu, Senin (8/7).
Baca juga : Waspada Hujan Disertai Petir di Jakarta, Ini Prakiraan Cuaca Senin (8/7)
Menurut Heriyanto, proses pencarian tim SAR gabungan yang berjumlah 230 orang akan dilanjutkan besok.
“Tadi tim sudah sepakat, pencarian hari ini dihentikan dan dilanjutkan besok. Jumlah personel yang diturunkan masih sama,” tegasnya.
Proses pencarian terpaksa dihentikan hari ini karena tim SAR gabungan yang terdiri dari personel KPP, TNI, Polri, BPBD, Tagana, Dinas Sosial, dan potens SAR lainnya khawatir hujan deras yang tidak berhenti bisa menimbulkan longsor susulan.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Minggu 7 Juli 2024, Apakah Hujan Sepanjang Hari?
“Kondisi cuaca ini bisa membahayakan tim SAR, makanya dihentikan dan dilanjutkan besok,” tandas Heriyanto.
Tanah longsor yang terjadi lokasi tambang emas tradisional Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur terjadi pada Sabtu (6/7) sekitar pukul 23.45 WITA.
Bencana alam ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data terkini dari KPP Gorontalo, jumlah secara keseluruhan korban dalam bencana alam ini menjadi 103 orang dari sebelumnya dilaporkan 72 orang.
Di antaranya, 11 meninggal dunia, selamat 38 orang, luka enam orang, dan masih dalam pencarian 48 orang. (TB/Z-7)
TIM SAR Gabungan menemukan jasad seorang bocah perempuan berinisial WAM pada pencarian hari ketujuh tanah longsor di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbahas.
Seluruh korban tewas tanah longsor Banjarnegara yang telah ditemukan berjumlah 17 orang, adapun 11 korban lainnya masih hilang
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) kembali menemukan dua jenazah korban longsor Cilacap.
Dalam hal ini, kata dia, operasi pencarian pada hari keempat dipusatkan di sektor A dan sektor B, masing-masing pada Worksite A-1, A-2, B-1, dan B-2.
BNPB mengatakan bahwa hingga Sabtu (15/11) pukul 18.00 WIB, tim SAR gabungan untuk operasi pencarian dan pertolongan korban longsor Cilacap.
Dua orang pekerja bangunan tertimbun longsor saat sedang menggali fondasi rumah di kawasan Padasuka, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (18/7) malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang mengguyur Jakarta sejak pagi akibat aktivitas tiga bibit siklon tropis yang memicu pembentukan awan hujan.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved