Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, bakal menerapkan bayar parkir pakai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) dan transfer ke perbankan. Aturan baru itu memasuki tahap sosialisasi.
"Penerapannya nanti pakai QRIS," tegas Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Minggu (9/6).
Ia menjelaskan bayar parkir pakai QRIS sesuai aturan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Baca juga : Dishub DKI Gandeng Satpol PP Tertibkan Juru Parkir Liar di Minimarket
"Bahwasanya pungutan retribusi dan pajak dapat dilakukan oleh pihak lain," katanya.
Ia menegaskan petugas Dishub Kota Malang sedang sosialisasi pembayaran parkir elektronik. Sebab, penerapan cara baru mencapai target pendapatan dari retribusi itu perlu waktu. Prosesnya, Pemkot Malang menyiapkan sumber daya manusia, menyediakan infrastrukturnya, dan menentukan lokasi pembayaran parkir elektronik.
"Pembayaran parkir elektronik masih sosialisasi dan prosesnya butuh waktu. Para juru parkir (jukir) harus siap dulu, termasuk tempat dan SDM harus siap," ujarnya.
Baca juga : Parkir Liar di Kota Malang Bikin Warganet Geram
Petugas jukir, lanjutnya, perlu peningkatan kapasitas terutama memahami parkir elektronik dan cara transfer retribusi. Metode bayar parkir tersebut tetap menerapkan sistem dari pelanggan ke jukir. Selanjutnya, retribusi ditransfer oleh jukir ke Pemkot Malang sehingga langsung masuk kas daerah.
Sejauh ini, Pemkot Malang sedang sosialisasi sembari membuat manajemen risiko. Sebab, bila bayar parkir pakai QRIS diterapkan berimbas mengurangi tenaga jasa pungut parkir.
"Jukir di Kota Malang ada 3.660 orang tersebar di 1.005 lokasi," tuturnya.
Kini, pendapatan retribusi parkir Rp3,8 miliar sampai Mei 2024 dari target setahun Rp17 miliar.
Ia mengakui berat mencapai target sebanyak itu karena kesulitan mengandalkan tambahan pendapatan dari ojek online.Solusinya, Pemkot Malang akan membuat aturan guna mendongkrak pendapatan. Bisa jadi, aturan dengan mengubah perda atau menaikkan tarif parkir melalui peraturan wali kota. (Z-6)
Menlu Sugiono, memuji peran QRIS yang telah memfasilitasi transaksi lintas batas di berbagai negara, termasuk Thailand, Malaysia, Tiongkok, dan Jepang.
PERKEMBANGAN transaksi digital di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan lonjakan signifikan.
Nikmati libur akhir tahun seru di Nickelodeon Playtime SPARK! Dapatkan promo cashback menarik pakai QRIS BRImo. Cek infonya di sini!
Digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dinilai tidak boleh berkembang menjadi praktik eksklusif yang justru menyulitkan sebagian masyarakat.
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menanggapi perdebatan publik mengenai penggunaan QRIS dan penolakan pembayaran tunai di sejumlah gerai ritel.
Bank Indonesia menegaskan bahwa uang tunai tetap sah sebagai alat pembayaran di Indonesia dan tidak dapat ditolak dalam transaksi.
Setelah stagnan selama lima tahun, target tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 4 miliar, turun dari target 2025 yang mencapai Rp4.637.073.350.
Munculnya aksi tekanan dan intimidasi terhadap petugas parkir di salah satu gerai Mie Gacoan kembali memunculkan kekhawatiran soal praktik premanisme yang dapat mengganggu iklim usaha.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan, tidak akan mentoleransi tindakan yang merugikan masyarakat, terlebih di kawasan wisata.
SEORANG pria berinisial TW menjadi korban dugaan penipuan investasi lahan parkir di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Korban diduga mengalami kerugian hingga Rp500 juta.
Kuota kendaraan yang bisa ditampung dari 17 lokasi parkir tersebut adalah 10.794 kendaraan.
Elevator motorcycle parking (EMP), yakni solusi parkir vertikal modular untuk sepeda motor menampung 720 unit pada lahan ±150 m² dengan efisiensi ruang setara 1:7 hingga 1:10.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved