Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI hari ke-19 pencarian 10 korban hilang diterjang banjir bandang atau galodo gunung Marapi beberapa waktu lalu itu masih nihil atau belum ada hasil. Namun upaya pencarian oleh tim SAR gabungan TNI, Polri, Marinir, Basarnas dan juga PMI masih tetap dilanjutkan, tim masih terus bekerja.
“Hari ini masuk hari ke-19 pencarian 10 korban banjir lahar dingin gunung Marapi yang masih belum ditemukan, kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga dari 10 korbang yang masih belum ditemukan agar ikhlas, semoga dengan keikhlasan tersebut akan lebih memudahkan untuk pencarian korban. 7 dari 10 korban hilang sudah ikhlas, 3 lagi sedang diupayakan, maka dari itu malam ini kita kembali adakan rapat evaluasi," ucap Bupati Tanah Datar Eka Putra, Kamis (30/5).
Terkait pencarian korban ini Bupati Eka Putra minta Tim SAR gabungan untuk terus melanjutkan pencarian. Namun dengan tetap memperhatikan keselamatan tim, APD lengkap dan lainnya, walau batas waktu pencarian telah usai namun tim dengan semangat kemanusiaan yang tinggi masih terus melakukan pencarian.
Baca juga : Sstem Peringatan Dini Bencana Galodo Ditarget Rampung Tahun Ini
Dikatakan Bupati Eka Putra, malam-malam sebelumnya juga telah diadakan rapat evaluasi terkait batu-batu besar di aliran sungai yang berhulu di Marapi, dipantau dari drone dan upaya yang akan dilakukan.
Danyon Marharlan II Mayor Marinir Denny Aprianto Putro beri masukan terkait pencarian korban untuk dapat memaksimalkan pemakaian alat seperti hagglund PMI dan ekskavator. Mengingat lokasi pencarian yang berlumpur dan bercampur material gunung yang cukup dalam serta perlu juga memperhatikan kearifan lokal atau informasi-informasi dari masyarakat setempat.
Sementara itu, Basarnas dalam paparan yang disampaikan Samsul Akmal di hari ke-19 pencarian tim yang turun sebanyak 68 personil dengan tingkat kesulitan yang dihadapi seperti tanah berlumpur yang cukup dalam dan hasil pencarian masih nihil.
(Z-9)
Gunung Marapi di Sumatra Barat erupsi, Sabtu (20/9). Gunung itu mengeluarkan kolom abu setinggi 1.000 meter dan berstatus waspada.
Warga yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu di puncak Marapi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir lahar, terutama pada musim hujan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek.
ERUPSI Gunung Marapi kembali menggetarkan kawasan di sekitarnya. Rabu pagi (23/7), sekitar pukul 07.23 WIB.
Selain potensi letusan susulan, PVMBG juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai-sungai berhulu dari puncak Marapi agar waspada terhadap ancaman banjir lahar.
GUNUNG Api Marapi kembali mengalami erupsi malam tadi, Rabu (18/6) pukul 20:09 WIB, masyarakat diminta tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan dalam radius 3 km
BANJIR lahar hujan disertai material vulkanik Gunung Semeru merendam sebanyak 15 rumah warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai potensi banjir lahar pada musim hujan
Sesuai laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere, hujan mengguyur Gunung Lewotobi Laki-Laki sejak pukul 10.00 Wita.
BNPB, BMKG, dan PVMBG berkolaborasi dalam perancangan sistem peringatan dini bencana galodo, atau banjir bandang lahar yang disertai material vulkanik seperti bebatuan.
Korban yang merupakan warga Nagari Galuang, Kabupaten Agam ditemukan oleh tim SAR gabungan di Jorong Taluak, Nagari Kubang Putih
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved