Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 40 ribu pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sukapura terdampak setelah semua kran milik warga mati total. Kejadian tersebut itu terjadi, Jumat (24/5) sekitar pukul 20.00 WIB malam, 4 pipa transmisi utama putus di Kampung Citerewes, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya terbawa longsor.
Kepala Sub Bagian informasi dan pelayanan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Iri Sopiyan mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak sore menyebabkan sebuah tebing setinggi 10 meter longsor memutus dan membawa PVC 4 buah pipa transmisi utama. Kejadian tersebut, mengakibatkan 40 ribu pelanggan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya terdampak.
"Awalnya kami hitung jumlah pelanggan yang terdampak mencapai 25 ribu, tetapi jumlahnya itu bertambah menjadi 40 ribu pelanggan di Kota dan Kabupaten sampai sekarang belum teraliri air bersih. Namun, tim Perumda, TNI dan warga masih terus berupaya memperbaiki jaringan PVC 4 pipa yang terputus tertimpa longsor," katanya, Minggu (26/5/2024).
Baca juga : Bangun Sejuta Sambungan Baru, PAM Jaya Optimistis Target 100 Persen Total Pelanggan Tercapai
Ia mengatakan, intensitas hujan tinggi yang terjadi menyebabkan tebing setinggi 10 meter longsor menimpa dan membawa PVC 4 pipa transmisi utama di Kecamatan Sariwangi dan 40 ribu pelanggan berada di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya mati total. Namun, 4 pipa transmisi utama itu putus dan terbelah menjadi dua, tiga bagian mulai ukuran 300 mm 3 buah dan GI 200 mm 1 buah.
"Putusnya PVC 4 pipa transmisi utama di Kampung Citerewes, Desa Sukaharja, Kecamatan Sariwangi belum mengalir ke 40 ribu pelanggan terdampak di Cabang Singaparna, Cabang Mangunreja, Cabang Sariwangi, Cabang Tasikmalaya Barat, Cabang Tasikmalaya Timur, Cabang Kawalu, Cabang Cibeureum, Cabang Tamansari, Cabang Manonjaya," ujarnya.
Sebelumnya, hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari telah menyebabkan sebuah tebing setinggi 10 meter longsor menimpa dan membawa empat pipa transmisi utama di Kampung Citerewes, Desa Sukaharja, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya. (AD/Z-7)
Penanganan titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung-Sibolga, Sumatera Utara, dipercepat agar akses masyarakat tetap aman dan lancar menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Peninjauan difokuskan pada penanganan badan jalan yang mengalami longsor, yang diperbaiki melalui pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta percepatan penanganan tanah longsor yang terjadi di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Mengulas rekam jejak kelalaian TPST Bantargebang sejak 2003 hingga tragedi landasan amblas Januari 2026 dan longsor maut Maret 2026 yang menewaskan 7 orang.
Upaya pencarian korban longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, masih terus berlangsung.
Gubernur Pramono Anung ungkap dampak serius penutupan Zona 4A Bantargebang bagi Jakarta. Simak langkah mitigasi hadapi 8.000 ton sampah harian.
MARAKNYA aksi pencurian meteran air PDAM milik pelanggan di Kota Pematangsiantar, pihak PDAM Tirta Uli membantah isu yang berkembang di masyarakat mengenai adanya dugaan persekongkolan.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Sebagai BUMD strategis, Sarana Jaya saat ini mengembangkan empat lini bisnis utama yang saling terintegrasi untuk mendorong pembangunan kota yang lebih modern dan berkelanjutan.
Bank DKI dan Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja telah sepakat untuk bekerja sama dalam memaksimalkan pemanfaatan layanan perbankan.
Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), perusahaan umum daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya bekerjasama dengan Universitas Brawijaya
PERUMDA Dharma Jaya mendukung pengentasan kemiskinan di Jakarta melalui berbagai program sosial yang telah dijalankan sepanjang tahun 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved