Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS tengkes (stunting) di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, telah terjadi penurunan sebesar 6,2%. Angkanya turun dari 12,9% pada 2022.
"Prevalensi tengkes di Kota Bengkulu mengalami penurunan drastis dari 12,9% pada 2022 menjadi 6,7% pada 2023 sehingga turun 6,2%," kata Penjabat Wali Kota Bengkulu, Arif Gunadi, di Bengkulu, Kamis (16/5). Itu berdasarkan data dari SSGI 2022 dan SKI 2023.
Penurunan tersebut menunjukkan komitmen serius Pemkot dalam menangani tengkes dan mewujudkan visi zero stunting di Kota Bengkulu. Selain itu, Pemkot mengapresiasi semua pihak yang telah berusaha keras dalam menurunkan angka prevalensi stunting.
"Keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus menurunkan bahkan menghilangkan kasus tengkes di Kota Bengkulu," imbuhnya. Kolaborasi dan sinergi, kata dia, harus terus ditingkatkan di seluruh perangkat daerah, stakeholders, dan bersama masyarakat.
Untuk mencapai tujuan zero stunting, Pemkot melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) fokus pada konvergensi pencegahan tengkes. Upaya ini sejalan dengan program pemerintah pusat yang menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga 14%. (Z-2)
Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya 2024, prevalensi tengkes Riau berdasarkan survei Kementerian Kesehatan masih berada di angka 20,1 persen.
Salah satu solusi yang kini banyak dikenalkan dalam upaya mengatasi stunting ialah pemanfaatan daun kelor (moringa oleifera) yang memiliki kandungan gizi tinggi seperti protein, dan vitamin A
Kabupaten Tuban berhasil menurunkan angka stunting sebesar 7,1% dari yang semula 24,9% di tahun 2022 menjadi 17,8% di tahun 2023
Pembiayaan program pembangunan di bidang pangan dan gizi harus memiliki nilai yang signifikan dan terjamin keberlanjutannya.
RPJMN menargetkan prevalensi stunting alias tengkes tinggal 14% pada 2024. Namun progres penurunan belakangan kurang signifikan, bahkan nyaris stagnan.
LPS berkolaborasi dengan Yayasan Care Peduli (YCP/Care Indonesia) mendukung pencapaian generasi emas Indonesia melalui implementasi program percepatan penurunan stunting.
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, masih bertahan Rp35 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir setelah pasokan mulai normal.
RUMAH warga yang berada di empat kecamatan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terendam banjir selama dua hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 kilometer per jam
Pada periode penyaluran 2025, lanjut dia, jumlah penerima bantuan pangan mengalami penurunan sebesar 1,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved