Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS Gunung Slamet mengalami peningkatan dari level I (normal) menjadi level 2 (waspada). Guna mencegah korban jiwa, jalur pendakian sementara waktu ditutup dan pendaki yang ada diturunkan.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (14/5) dari Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA) di Desa Gambuhan, Gajah Nguling, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Gunung Slamet masih terlihat mengepulkan asap di bagian puncaknya. Selain itu getaran kegempaan masih fluktuatif.
Meski begitu, petani di lereng Gunung Slamet masih terlihat beraktivitas seperti biasa.
Baca juga : Gunung Marapi Siaga Radius 4,5 KM Harus Steril, Agam dan Tanah Datar Waspada
"Kami sudah terbiasa menghadapi ini, sehingga kami tetap menggarap ladang meskipun ada getaran gempa yang kadang terasa serta cuaca dan suhu udara sedikit lebih panas," ujar Suryadi, 40, seorang petani sayuran di Kecamatan Pulosari, Pemalang.
Menurut Petugas Pengamatan Gunung Slamet, Muhamad Rusdi, Selasa (14/5) aktivitas gunung berapi tersebut mengalami peningkatan, jalur pendakian ditutup sementara. Aktivitas warga di lereng gunung tersebut tetap berlangsung normal, namun dilarang memasuki hingga radius 2 kilometer dari puncak gunung.
Ketua Tim Pengamatan Gunung Api PVMBG Heruningtyas Desi Purnamasari mengatakan Gunung Slamet telah mengalami kenaikan status dari level I (normal) ke level 2 waspada sejak sebulan lalu. Pasalnya gunung tersebut mengalami peningkatan aktivitas kegempaan yang cukup intens.
Baca juga : Gunung Slamet Naik Level Jadi Waspada, BPBD Banyumas Imbau Warga Tetap Tenang
Pada periode 1-15 April 2024, lanjut Heruningtyas, terjadi gempa embusan sebanyak 197 kali, kemudian periode 16-30 April 2024 intensitas gempa embusan meningkat sebanyak 701 kali dan 1-9 Mei 2024 terus meningkat menjadi 902 kali gempa embusan.
Selain itu, amplitudo dari gempa tremor Gunung Slamet juga terus meningkat dari 0,5 hingga 3 milimeter pada periode 1-9 Mei 2024, kemudian meningkat mencapai 7 milimeter pada periode 10-11 Mei 2024.
"Akibat kondisi ini status baik dari level I ke level 2 dan Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi menutup jalur pendakian," imbuh Heruningtyas.
Baca juga : Letusan Gunung Ibu Ciptakan Badai Petir Vulkanik
Sementara itu memasuki Minggu (12/5) jalur pendakian Gunung Slamet baik melalui jalur Bambangan dan Kaliwadas (Purbalingga), jalur Cemara Sakti Pulosari dan jalur Gunung Malang Clekataan (Pemalang), Jalur Baturraden (Banyumas), Jalur Guci (Brebes) serta jalur Sawangan (Tegal) ditutup untuk sementara waktu. Bahkan pendaki yang sudah berada di atas diturunkan.
"Jalur pendakian sementara ditutup dan yang sudah terlanjur berada di atas diturunkan karena adanya peringatan terhadap peningkatan aktivitas kegempaan di Gunung Slamet dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)," kata Aryo, penjaga pos pendakian Gunung Slamet jalur Bambangan.
Berdasarkan data, kata Aryo, di jalur Bambangan terdapat sekitar 500 pendaki yang harus turun karena peningkatan aktivitas gunung tersebut,sedangkan seribuan pendaki urung baik karena gerbang jalur ditutup hingga waktu belum ditentukan.
"Kami melibatkan tim SAR untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan aktivitas gunung," imbuhnya. (Z-3)
BTNGC akan melakukan pengawasan di seluruh jalur pendakian resmi menjelang peringatan HUT ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia di puncak Ciremai.
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni janji melakukan evaluasi total prosedur keamanan dalam pendakian. Dia melibatkan perwakilan Tim Rinjani Rescue
BALAI Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menempatkan petugas di sejumlah pintu masuk resmi jalur pendakian.
AKTIVITAS pendakian ke kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) ditutup sementara waktu selama periode 3-7 April 2025.
MENTERI Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengumumkan penghentian sementara aktivitas pendakian di lima gunung akibat cuaca ekstrem.
Jalur pendakian Gunung Semeru dibuka setelah sempat ditutup selama lima tahun.
Gunung Semeru kembali erupsi pada Minggu (21/12/2025) pagi dengan tinggi kolom abu 1.200 meter.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan terjadinya awan panas guguran atau wedus gembel di Gunung Merapi, Minggu (9/11).
SELAIN Sesar Lembang, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, (Jabar) adanya sumber gempa lain.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan kenaikan status Gunung Lewotobi Laki-Laki dari level III Siaga menjadi Level IV Awas sejak pukul 03.00 WITA, Kamis (13/2).
Gunung Semeru yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami lima kali erupsi, pada Selasa (12/11) pagi.
Aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Sumatra Barat mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir, seperti yang disampaikan dalam laporan terbaru PVMBG
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved