Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menyatakan bahwa sejumlah perangkat pendeteksi longsor telah dipasang tim PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) di sejumlah wilayah rawan longsor untuk mengantisipasi pergeseran tanah.
"Perangkat yang dipasang untuk mendeteksi longsor namanya Landslide Early Warning System( LEWS). Sudah dipasang sejak beberapa pekan lalu dan sekarang difungsikan," kata Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun di Ponorogo, Sabtu (29/(0.
Ada enam titik di tiga kecamatan yang akan dipasangi alat pendeteksi dini tanah longsor tersebut, di antaranya Kecamatan Sawoo, Pulung dan Slahung.
Baca juga : Sulawesi Utara Waspadai Banjir dan Tanah Longsor
Keenam titik tersebut yakni dua LEWS masing masing berada di Desa Sriti dan Desa Tempuran Kecamatan Sawoo. Lalu satu alat di Desa Bekiring, Kecamatan Pulung dan satu alat di Desa Tugurejo Kecamatan Slahung.
"Hasil asesmen dari PVMBG dan BPBD, lokasi yang dipasangi LEWS berpotensi mengalami tanah gerak ketika musim hujan," ungkap Masun, Kamis (12/9/2024).
Masun menambahkan pemasangan LEWS ditargetkan selesai pada pekan ini. Pihaknya menjelaskan LEWS merupakan alat yang memberikan peringatan dini akan kejadian tanah longsor sesegera mungkin kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana longsor atau gerakan tanah.
Baca juga : Gunung Semeru Masih Berstatus Siaga Level III, Masyarakat Diminta Tak Beraktivitas di Radius 13 Km
Alat ini menjadi salah satu alat mitigasi yang dipasang Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Daerah-daerah yang dipasang alat LEWS punya potensi serta memiliki riwayat terkait kebencanaan khususnya tanah longsor," imbuhnya.
Dengan dipasangi alat tersebut, pihaknya juga berharap masyarakat bisa lebih waspada. Dimana ketika berbunyi, warga waspada dan bisa mempersiapkan diri untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Jadi memang untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekitar, jika berbunyi ini menjadi warning agar masyarakat bisa segera mengungsi," pungkas Masun.
LEWS berisi sensor extensometer (pergeseran tanah) dan rain gauge (curah hujan). Sementara data yang dikumpulkan dari Ponorogo nantinya dikirim dari stasiun lapangan ke PVMBG menggunakan konsep Internet of Thing. (Ant/H-2)
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Selatan sejak Desember 2025 lalu menyebabkan terpuruknya perekonomian warga.
Genangan banjir masih terjadi di enam Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara hingga Selasa siang, sebagai dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved