Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI PU-Pera Basuki Hadimuljono memastikan bahwa uji coba jalan tol Bocimi mundur dari jadwal awal yang ditargetkan hanya tiga hari. Namun, dalam kunjungannya kali ini ke lokasi longsor di kilometer 64, Basuki akan melakukan uji coba pada hari Kamis mendatang, melihat progres pengerjaan yang sudah mencapai lebih dari 90%.
Pengerjaan perbaikan jalan tol Bocimi di kilometer 64 terus dipercepat agar bisa segera digunakan untuk jalur mudik maupun arus balik lebaran. Target awal yang direncanakan ternyata tidak mencukupi untuk membangun kembali jalan tol yang terdampak longsor ini.
"Saat ini, pengerjaan terus dilakukan dengan menambah jumlah alat berat untuk mempercepat pengerjaan Sheet Pile Beton yang menyangga jalan serta menahan material konstruksi," ungkap Basuki, Selasa (9/4).
Baca juga : Hujan Deras Diduga jadi Penyebab Ruas Jalan di Tol Bocimi Longsor
Hari keenam pasca longsor tol Bocimi, PT Waskita Raya sudah berhasil memasang 45 besi beton pada badan jalan yang tergerus longsor. Rencananya, malam ini seluruh beton akan terpasang dan uji coba satu lajur akan dilaksanakan pada Kamis mendatang.
"Pengerjaan perbaikan ini pun sudah mencapai lebih dari 90% selesai, dan akan dipercepat untuk mengantisipasi kemacetan parah di jalan nasional Sukabumi-Bogor akibat kejadian ini," kata dia.
Basuki menyatakan bahwa target awal tiga hari ternyata mundur, dikarenakan curah hujan yang tinggi dan keterbatasan suplai material karena hari libur. Namun, saat ini pengerjaan sudah mencapai lebih dari 90%. Sebanyak 45 sheet pile telah terpasang untuk menahan longsor, sementara sekitar 60 sheet pile lainnya akan segera dipasang.
"Jika pemasangan malam ini selesai, besok pagi akan dilakukan pembersihan dan uji coba satu lajur dapat dilaksanakan pada hari Kamis (11/4)," kata dia
Basuki menambahkan bahwa pihak Korlantas Polri akan menunggu hasil uji coba ini untuk menilai apakah sudah layak atau masih memerlukan perbaikan lebih lanjut. (Z-10)
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, akan berlanjut hingga 2028. Hal setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono optimistis setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.
Kepastian anggaran menyusul terbitnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pemerintah pusat.
KEPALA Otoritas Ibu Kota Nusantara Mochamad Basuki Hadimuljono, M.Sc., menyampaikan progress pembangunan IKN yang sudah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
KEPALA Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa kantor dan kediaman Wakil Presiden (Wapres) akan selesai akhir bulan ini.
Otorita IKN dan Komisi II DPR membahas percepatan pemindahan ASN, kesiapan infrastruktur, serta regulasi Pemdasus untuk memastikan Nusantara siap sebagai Ibu Kota Politik 2028.
Kunjungan kerja sekaligus mengisi waktu liburnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara
Peninggalan lain sekaligus saksi bisu banyaknya pembangunan infrastruktur di Indonesia dari Basuki Hadimuljono ialah topi Kementerian PU-Pera.
Peresmian ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyerahan infrastruktur yang dibangun oleh Kementerian PUPR melalui pendanaan APBN.
Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono menyebut pembangunan landasan pacu atau runway jalur taxi dan apron bandara di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah selesai.
Istana Garuda IKN dan lapangan serta podium bisa digunakan untuk mendukung kegiatan upacara 17 Agustus.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan akan menunggu arah dan usulan yang nanti akan diberikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengenai program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved