Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang menerjang puluhan rumah warga di Dusun Kebonduren, Desa Kenongo Rejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Ada 53 rumah warga yang terdampak dan tidak ada korban jiwa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun Boby Saktia Putra Lubis dalam laporan ke BPBD Jatim, di Surabaya, Senin (1/4).
Saat ini BPBD Kabupaten Madiun terus melakukan pemantauan, pendataan, meski laporan terakhir terlihat air sudah perlahan surut.
Baca juga : Lebih 300 Rumah di Kecamatan Prambon Rusak Akibat Puting Beliung
Ia menjelaskan bencana banjir bandang tersebut merupakan air kiriman dari sungai di wilayah Kecamatan Sekar, Bojonegoro. Setelah hujan deras selama beberapa jam mengguyur kawasan Pilangkenceng yang berbatasan dengan Bojonegoro.
Air sungai bercampur lumpur tiba-tiba menerjang kawasan tersebut dan masuk ke rumah warga dengan ketebalan sekitar sepuluh sentimeter.
"Karena hari sudah gelap, besok kami lanjutkan penanganan dan pembersihan, sambil menyiapkan solusi agar kedepan tidak terjadi banjir bandang lagi," katanya. (Z-3)
Simak profil lengkap Wali Kota Madiun Dr. Maidi. Rekam jejak karier dari guru geografi, Sekda, hingga memimpin Madiun dua periode dan prestasi besarnya.
ekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, turut dipanggil dan diperiksa aparat kepolisian pada Senin sore.
Usaha pembuatan telur asin yang diupayakan Yayak juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
Petani di wilayah Madiun mengeluhkan anjloknya harga tomat yakni Rp2.000 per kilogram, sementara produksinya di tingkat petani berlimpah
Satu orang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian akibat banjir disertai tanah longsor di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
APJII Jawa Timur hingga saat ini terus gencar memperluas interkoneksi internet hingga wilayah pelosok. Selain itu, APJII lebih fokus pada pengembangan node mulai Madiun sampai Banyuwangi.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Cuaca ekstrem tersebut memicu setidaknya 14 kejadian bencana tersebar di 15 kecamatan, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga gangguan fasilitas umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved