Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) mulai melanda Provinsi Riau. Sedikitnya seluas 2 hektare lahan gambut di Desa Karya Indah, Kabupaten Kampar, Riau, ludes terbakar.
Komandan Manggala Agni Daops Pekanbaru Chaerul Parsaulian Ginting kepada Media Indonesia mengatakan kebakaran diduga terjadi akibat cuaca panas yang telah berlangsung selama sepekan terakhir.
"Posisi kebakaran di Desa Karya Indah. Luas sudah sekitar 2 Ha. Kondisi lahan gambut," kata Chaerul, Selasa (19/3).
Baca juga : Karhutla Meluas di Riau, KLHK Lakukan Pemadaman dari Darat dan Udara
Ia mengakui memang kondisi cuaca yang cukup panas di Riau menyebabkan karhutla kembali terjadi. Hal itu juga seiring dengan peningkatan jumlah titik panas yang terpantau oleh satelit.
Sejauh ini ratusan titik panas atau hotspot sebagai indikator Karhutla terdeteksi membara di Pulau Sumatra. Sedikitnya ditemukan 119 titik panas di Sumatra dengan jumlah terbesar sebanyak 51 titik berada di Provinsi Riau.
Forecaster on Duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Bella RA mengatakan sebanyak 119 titik panas di Sumatra diketahui tersebar pada sembilan provinsi. Adapun Provinsi Riau sebagai provinsi dengan penyumbang titik panas terbanyak.
Baca juga : Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
"Sebanyak 119 titik panas di Sumatra diantaranya Riau sebanyak 51 titik, kemudian Sumatra Utara 19 titik, Bengkulu 14 titik panas," kata Bella, Selasa (19/3).
Kemudian, lanjutnya, Sumatra Barat dengan sembilan titik, Aceh tujuh titik, Jambi, Sumatra Selatan, dan Kepulauan Riau masing-masing enam titik, dan Bangka Belitung sebanyak satu titik panas.
Sedangkan sebanyak 51 titik panas di Riau tersebar pada delapan kabupaten/kota dengan jumlah titik panas terbanyak terdapat di Kabupaten Pelalawan sebanyak 32 titik.
Baca juga : Berlanjutnya El Nino Penyebab Masifnya Karhutla
Selanjutnya, Kabupaten Bengkalis, dan Rokan Hilir (Rohil) masing-masing terdapat empat titik. Kemudian Kota Dumai dan Indragiri Hulu (Inhu) masing-masing tiga titik.
"Kampar dan Rokan Hulu (Rohul) masing-masing dua titik, dan Siak sebanyak satu titik panas," pungkasnya.
(Z-9)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Kini, sejumlah fasilitas pendukung kesejahteraan satwa telah terealisasi di PLG Sebanga.
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Riau berhasil menangkap 15 tersangka sindikat perburuan satwa liar lintas provinsi yang terkait dengan kasus gajah sumatra di PT RAPP.
Kejagung menggeledah puluhan lokasi di Riau dan Medan terkait dugaan korupsi ekspor CPO dan turunannya periode 2022–2024. Penyidik menyita aset tanah, pabrik sawit, hingga alat berat.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
Zulkifli menegaskan bahwa tim krisis Provinsi akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap daerah-daerah yang mulai terdampak kebakaran.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
Berdasarkan pantauan BMKG terdeteksi 206 titik panas akibat karhutla di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved