Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Metorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, dalam sepekan ke depan, yakni periode 13 Maret sampai 19 Maret 2024, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami peningkatan curah hujan secara signifikan.
“Berdasarkan analisis cuaca terkini serta dengan mengamati perkembangan kondisi cuaca, BMKG mengidentifikasi masih adanya potensi peningkatan curah hujan di beberapa wilayah dalam beberapa hari kedepan secara signifikan,” kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani, Rabu (13/3).
Ia mengungkapkan, beberapa wilayah yang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atauangin kencang pada periode tanggal 13-19 Maret 2024 yaitu di sebagian wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku bagian selatan, dan Papua.
Baca juga : Sebagian Wilayah Jawa Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
Selain cuaca, ia mengatakan, berdasarkan korespondensi dengan UPT Maritim, ada potensi banjir rob yang diakibatkan Fenomena Super New Moon. Wilayah-wilayah tersebut ialah pesisir Sumatra Utara (Belawan), Kepulauan Riau, Lampung, barat dan selatan Banten, utara Jawa Tengah, utara Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Merauke.
Sedangkan potensi gelombang tinggi dan banjir pesisir, atau coastal surge diakibatkan oleh gelombang alun atau swell dari bibit siklon tropis, berdasarkan pengamatan, terpantau potensi di sepanjang pesisir selatan Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa hingga Pulau Sumba serta Pulau Sabu, Pulau Rote-Kupang.
Terkait dengan hal tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap potensi bencana terutama banjir yang sewaktu-waktu dapat terjadi. “Selain itu mengenali potensi bencana di lingkungannya dan mulai memahami cara mengurangi resiko bencana tersebut, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan,bergotong royong menjaga kebersihan dan menata lingkungan sekitarnya,” ucapnya.
Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap memantau informasi dari pemerintah daerah setempat terkait protokol evakuasi apabila terjadi bencana banjir melalui website, aplikasi infoBMKG dan akun sosial media resmi BMKG. (Z-6)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang mengguyur Jakarta sejak pagi akibat aktivitas tiga bibit siklon tropis yang memicu pembentukan awan hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved