Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah mencanangkan Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan Masjid Baiturrahman, Kelurahan Bukit Surungan, Jumat (8/3).
Mahyeldi mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Padang Panjang atas inisiatif dalam menggelar Gerakan Tanam Cabai. Pemerintah Provinsi juga akan terus mendorong seluruh ASN dan masyarakat untuk menanam cabai.
"Kita pemerintah wajib menormalkan harga cabai. Menanam cabai dengan serentak ini merupakan salah satu langkah yang harus kita ambil untuk menormalkan kembali harga pasar. Mengingat cabai salah satu komoditi utama yang dibutuhkan," tuturnya lagi.
Baca juga : Gunung Marapi di Sumbar Terus Erupsi
Sementara itu, Pj Wali Kota Padang Panjang Sonny Budaya Putra mengatakan, akibat dari erupsi Gunung Marapi banyak lahan petani yang terkena dampaknya.
Sonny menjelaskan Gerakan Tanam Cabai ini menjadi langkah mengendalikan inflasi di Padang Panjang.
"Kita imbau kepada masyarakat untuk ikut menanam cabai di pekarangan rumah. Dengan harga saat ini Rp85.000 hingga Rp90.000/kg sangat menyulitkan masyarakat," jelasnya. (Z-6)
MENJELANG masuknya bulan suci Ramadan 1447 H, masyarakat Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, menggelar tradisi adat dan religi tahunan bertajuk Limau Barongge.
Sebanyak 210 KK di Jorong Kayu Pasak Selatan masih berjalan kaki melintasi jembatan darurat pascabanjir susulan.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) memastikan sistem satu arah (one way) pada jalur Padang–Bukittinggi tidak akan diberlakukan pada masa Lebaran 2026.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Pemulihan bagi Saudah harus mencakup aspek kesehatan, psikologis, hingga jaminan sosial, mengingat status korban sebagai kelompok rentan.
Wawan menegaskan LPSK telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum setempat guna memastikan perlindungan terhadap korban berjalan optimal.
Gunung Marapi di Sumatra Barat erupsi, Sabtu (20/9). Gunung itu mengeluarkan kolom abu setinggi 1.000 meter dan berstatus waspada.
Warga yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu di puncak Marapi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir lahar, terutama pada musim hujan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek.
ERUPSI Gunung Marapi kembali menggetarkan kawasan di sekitarnya. Rabu pagi (23/7), sekitar pukul 07.23 WIB.
Selain potensi letusan susulan, PVMBG juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai-sungai berhulu dari puncak Marapi agar waspada terhadap ancaman banjir lahar.
GUNUNG Api Marapi kembali mengalami erupsi malam tadi, Rabu (18/6) pukul 20:09 WIB, masyarakat diminta tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan dalam radius 3 km
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved