Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA dua bulan terakhir, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sumedang mencapai 638 kejadian. Dua di antaranya pasangan suami istri asal Jatinangor meninggal dunia.
Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Sumedang, Aan Sugandi mengakui jumlah ini bisa terus berkembang, karena musim hujan masih berlangsung.
Untuk itu, Dinas Kesehatan Sumedang meminta masyarakat kembali menggiatkan program Jumat Bersih. Kegiatan ini merupakan upaya menjaga kesehatan lingkungan, sehingga bisa mencegah DBD,
Baca juga : Kasus DBD di Kalimantan Selatan Terus Meningkat
Pencegahan DBD yang perlu dilakukan, selanjutnya, ialah memberantas sarang nyamuk melalui kegiatan Jumat Bersih. "Sementas fogging dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa bukan jentik,” ujar Aan, Kamis, (7/3).
Dia menambahkan musim hujan membawa potensi merebaknya kasus DBD. Namun, penyebarannya bisa dicegah bila lingkungan tetap dijaga kebersihannya.
Jumat bersih, tambah Aan, sebenarnya sudah digiatkan di Sumedang sejak Januari. Namun, belum semua warga bergerak.
(Z-9)
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Kasus leptospirosis di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meningkat tajam sepanjang 2025. Sebaliknya, kasus demam berdarah dengue (DBD) justru mengalami penurunan.
ECDC mencatat lebih dari 5 juta kasus demam berdarah dengue (DBD) secara global sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Pemkab memiliki data ketersediaan bahan baku pangan, sehingga menu MBG di Sumedang bisa disesuaikan dengan pasokan lokal yang tersedia.
Kewaspadaan menjadi hal utama yang harus dibangun bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat, guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved