Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perdagangan (Disdag) Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), akan melakukan operasi pasar murah dalam waktu dekat. Operasi pasar digelar mulai 5 Maret 2024 guna menekan harga pangan yang melonjak jelang Ramadan.
Adapun jadwalnya dimulai Selasa 5 Maret 2024 di Kecamatan Padang Selatan. Lalu Rabu 6 Maret 2024 di Kecamatan Nanggalo.
"Kemudian pada Kamis 7 Maret 2024 di Kecamatan Kuranji dan Jumat 8 Maret 2024 di Kecamatan Koto Tangah," kata Kepala Disdag Padang Syahendri Barkah, Kamis (29/2).
Baca juga : Harga Beras di Padang kian Naik Jelang Ramadan
Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti Bulog, Toko Tani Indonesia Center (TTIC), dan pemasok barang atau distributor, pelaku UMKM, dan pihak lain untuk segera melakukan operasi pasar.
Saat operasi pasar murah pihaknya akan menyediakan pangan di bawah harga pasaran.
Selain itu, Disdag Padang juga akan menyediakan voucer potongan harga bagi warga kurang mampu. (Z-2)
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan penambalan jalan ini telah menyasar beberapa lokasi strategis dalam beberapa hari terakhir.
Upaya pemulihan ini tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan tersebar di berbagai wilayah lain yang terdampak bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved