Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 402 warga di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan (Kalsel) masih mengungsi akibat bencana banjir yang belum surut sejak dua pekan terakhir. Saat ini bencana banjir masih melanda sejumlah wilayah di tiga kabupaten di Kalsel, yaitu Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah dan Tapin
Banjir terparah terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara, dimana banjir merendami 161 desa di sembilan kecamatan.
"Ketinggian air ada sedikit penurunan namun 161 desa masih terendam dan sebagian warga masih mengungsi," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Utara, Syamrani, Minggu (21/1).
Baca juga : Banjir Hulu Sungai Utara Surut, Sebagian Pengungsi Pulang ke Rumah
Tercatat jumlah warga terdampak banjir di Hulu Sungai Utara sebanyak 15.275 rumah yang sebagian besar di daerah rawa terendam banjir. Jumlah warga terdampak banjir mencapai 18.325 keluarga atau 54.093 jiwa, dimana 402 warga terpaksa mengungsi.
Banjir juga menyebabkan 26 fasilitas umum, 19 fasilitas layanan kesehatan, 119 rumah ibadah, 55 kilometer jalan dan jembatan yang menyebabkan akses jalan di beberapa lokasi terputus serta 160 sekolah terendam banjir.
Kepala BPBD Kalsel, R Suria Fadliansyah dalam laporan kebencanaannya mengatakan selain banjir beberapa daerah di Kalsel juga dilanda angin kencang pada Sabtu (20/1). Angin kencang yang menyertai hujan deras terjadi di empat kabupaten yaitu Banjar, Hulu Sungai Selatan, Balangan dan Kota Banjarmasin.
Sebanyak tujuh rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang di Kabupaten Banjar dan sejumlah rumah rusak tertimpa pohon tumbang. Disamping itu kondisi cuaca buruk di perairan Kalsel juga masih terjadi dimana tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
(Z-9)
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved