Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AWAS, bencana banjir laut pasang (rob) berpotensi merendam daerah Pantura Jawa Tengah terutama Semarang dan Demak hingga akhir Januari 2024. Warga berada di pesisir diminta untuk mewaspadai rob tersebut.
"Ada potensi rob di Pantura terutama Semarang dan Demak pada Sabtu (13/1) hingga Jumat (19/1) dan Jumat (26/1) hingga Sabtu (27/1) mendatang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Taruna Mona Rachman Jumat (12/1).
Saat ini cuaca di berbagai daerah di Jawa Tengah belum baik-baik saja, bencana hidrometeorologi seperti banjir,
longsor dan angin kencang masih menjadi ancaman serius yang wajib untuk diwaspadai karena cuaca yakni hujan lebat disertai angin kencang serta sambaran petir masih terjadi.
Baca juga : Ada Fase Bulan Baru, BMKG: Waspadai Banjir Rob
Terkait dengan potensi banjir air laut pasang (rob), kata BMKG, diperkirakan terjadi pada petang, malam hingga dini hari, sehingga pendapat perhatian karena bersamaan intensitas hujan cukup tinggi hingga akan berdampak cukup luas.
"Warga berada di daerah pesisir Pantura harap waspada," jelas Mona.
Baca juga : Negara Rugi Rp10 Triliun Karena Banjir Rob Utara Jawa
Sementara itu Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Ahmad Yani Semarang Harits Syahid Hakim mengatakan cuaca di Jawa Tengah pada umumnya berawan, namun potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diperkirakan terjadi pada antara awal malam hingga malam hari.
"Angin dari arah tenggara ke barat daya berkecepatan 03-20 kilometer per jam, suhu udara berkisar 24-27 derajat celsius dan kelembapan udara berkisar 85%-95% serta ketinggian gelombang laut utara 0,1-1,25 meter dan laut selatan 0,5-2,5 meter," kata Harits Syahid.
Hujan dengan intensitas ringan-sedang, lanjut Harits Syahid, terjadi di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Ungaran, Magelang, Semarang, Majenang, Wonosobo, Rembang, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Salatiga dan Ambarawa.
Sedangkan hujan intensitas sedang-lebat, menurut Harits Syahid, berpotensi terjadi di Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Blora, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Pemalang, Slawi, Brebes, Solo, Pekalongan, Tegal dan Bumiayu. (Z-4)
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 30-120 cm.
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Gerakan Jaga Jakarta Bersih libatkan 171 ribu warga bersama Pramono Anung dan Jusuf Kalla. Aksi rutin ini untuk cegah banjir dan kota nyaman.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
SEBANYAK 255 unit rumah di Dusun Gondang dan Dusun Tikung, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang banner luapan Kali Pacal, Rabu (4/2) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved