Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA ikan segar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur melonjak.
Penaikan harga ikan dipicu masih banyak nelayan belum melaut pascamerayakan malam pergantian tahun baru. Ada juga nelayan yang belum kembali dari liburan.
Kondisi tersebut membuat pasokan ikan dari nelayan berkurang yang kemudian memicu harga naik. "Banyak nelayan belum melaut," kata Marvel, pedagang nelayan setempat, Kamis (4/1).
Baca juga: Cak Imin Soroti 3 Persoalan yang Dihadapi Nelayan
Harga ikan tuna misalnya sebesar Rp38 ribu per kilogram atau naik jika dibandingkan harga normal Rp35 ribu per kilogram, dan harga ikan Lemadang sebesar Rp22.000 per kilogram.
Ikan jenis lainnya seperti kakap merah dan kakap putih juga naik harga. Harga ikan kakap merah mencapai 150.000 hingga Rp180 ribu per kilogram, dibandingkan harga normal antara Rp100 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram.
Bahkan, banyak lapak pedagang ikan di lokasi tersebut masih tutup. "Hari ini saya tidak jual ikan, ikan sedikit jadi mahal," tambah Piet, pedagang ikan.
Dia menyebut, ada nelayan yang menjual ikan tongkol dan kombong seharga Rp20.000 per kumpul, lebih murah dibandingkan harga jenis ikan lainnya. Untuk satu kumpul ikan kombong, berisi tujuh ekor. "Harganya hanya Rp20 ribu," ujarnya.
Baca juga: 19 Tahun Tsunami Aceh, Puluhan Ribu Nelayan Libur Melaut untuk Bertafakur
Di Pasar Tradisional Oeba, Kelurahan Fatubesi harga bahan kebutuhan pokok terpantau normal. Harga kentang Rp25 ribu per kilogram dan wortel Rp20 ribu per kilogram.
Sirajudin, pedagang di pasar tersebut menyebutka banyak kebutuhan pokok tidak naik harga karena stok di pedagang cukup. Harga bawang merah misalnya masih dijual Rp25 ribu per kilogram dan bawang bawang putih Rp40 ribu per kilogram.
Kecuali harga buncis yang naik sejak akhir 2023, belum turun. Harga buncis naik dari 100 persen dari Rp15 ribu per kilogram menjadi Rp30 ribu per kilogram. (Z-6)
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Nelayan yang ingin melaut diimbau untuk waspada dan selalu mencari informasi terkait cuaca.
CUACA buruk seperti angin kencang dan gelombang tinggi masih melanda di kawasan perairan laut Selat Malaka, Provinsi Aceh.
Harga cabai rawit di Palu, Sulawesi Tengah, masih mahal. Pasokan yang belum merata menjadi penyebab.
Cuaca buruk membuat sebagian nelayan di Kupang memilih tidak melaut. Akibatnya, harga ikan laut segar melonjak.
HARGA ikan laut di Kota Palu, Sulawesi Tengah, semakin mahal. Pasokan yang masih berkurang menjadi penyebab.
Di sejumlah pedagang, harga tuna naik dijual sebesar Rp75 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved