Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sarapan bersama dengan warga dan tokoh lintas agama dan adat di Ternate, Maluku Utara.
Baca juga: Co Captain Timnas AMIN Sebut Gurauan Gus Yahya tak Etis
Kaesang tiba di Ternate, Maluku Utara pukul 06.00 WIT bersama Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antoni.
Mereka langsung menuju ke salah satu rumah warga di Ternate untuk sarapan bersama warga dan para tokoh lintas agama dan lintas adat.
Baca juga: Pendukungnya Datang dengan Sukarela, Anies : Mereka Ingin Perubahan
Sesampainya di rumah warga, para warga Ternate sangat antusias menyambut kedatangan Ketum PSI dan Sekjend PSI itu. Mereka terlihat menyalami Kaesang dan meminta foto bersama.
Kemudian, Kaesang pun dijamu dengan nasi kuning khas Ternate. Ia pun berbincang hangat dengan para tokoh lintas agama dan lintas adat.
Terlihat juga putra almarhum sultan ternate Firman Mudafar Sjah turut hadir dalam jamuan sarapan pagi itu.
Wakil Ketua DPW PSI Maluku Utara, Bartolomius Uang mengatakan, PSI Maluku Utara sudah mempersiapkan hingga pembentukan panitia khusus dalam kebutuhan kedatangan Kaesang.
Dia menambahkan, Kaesang akan dipertemukan dengan tokoh lintas agama, influencer dan konten kreator di Maluku Utara.
“Setelah kegiatan itu ketua umum akan melanjutkan kegiatan di Provinsi Maluku dan lainya. Jadi itu sekilas agenda ketua umum selama di Ternate. Agendanya kami pusatkan di Kota Ternate semua kader kabupaten/kota akan datang memeriahkan,” tandasnya lewat keterangan yang diterima. (P-3)
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos, perusahaan tambang nikel milik pengusaha David Glen Oei.
Budaya K3 tidak dapat dibangun secara instan, melainkan memerlukan konsistensi dan partisipasi aktif dari seluruh pihak.
Meski dijual dengan harga Rp25 ribu per mangkuk, permintaan gohu ikan di bulan Ramadan selalu tinggi hingga stok yang tersedia habis terjual.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved