Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kendaraan yang masuk Kota Semarang dari arah barat (Jakarta) melalui Gerbang Tol Kalikangkung berangsur-angsur menurun, satelah sehari sebelumnya mencapai puncak arus mudik yang tercatat sebanyak 51.567 unit kendaraan.
Ketersendatan di depan gerbang tol dapat diatasi dengan dibukanya seluruh gerbang tol hingga secara bertahap kendaraan berjalan lancar dan ketersendatan juga terlihat di ruas tol arah Semarang-Solo.
"Jumlah kendaraan melintas di gerbang tol dari arah barat berkisar 2.000-4.500 unit per jam, namun semua dapat terkendali," kata Kepala Pospam GT Kalikangkung Iptu Sujid.
Baca juga: 69.930 Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Cikampek Utama
Di saat terjadi peningkatan jumlah kendaraan pemudik menuju ke arah timur jumlah kendaraan dari Semarang keluar ke arah barat juga terlihat padat meskipun setengahnya yakni secara keseluruhan tercatat 25.975 unit dalam kurun 24 jam.
Ketersendatan di Pantura terlihat di beberapa titik seperti Tirto-Dalam Kota Pekalongan, Mangkang dan Krapyak (Kota Semarang). Sedangkan ruas Semarang-Solo kepadatan dan ketersendatan arus lalulintas akibat banyaknya kendaraan melintas terlihat di Jatingaleh, Gombal, Banyumanik (Kota Semarang), Ungaran, Babadan, Karangjati dan Bawen (Kabupaten Semarang).
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Satake Bayu Setianto mengatakan berbagai skema telah disiapkan sebelum puncak arus mudik berlangsung, sehingga dapat berjalan lancar meskipun di beberapa titik ada ketersendatan akibat keramaian kota, lampu traffic light dan persimpangan.
Baca juga: 860 ribu kendaraan tinggalkan Jabotabek H-3 Natal 2023
"Polda Jawa Tengah juga sudah menyiapkan tim urai yang disebar ke berbagai titik, seperti di Semarang ada di Bawen dan arah Demak, di tol tim urai disebar di empat titik yaknk Kalikangkung, Manyaran, Jatingaleh dan Banyumanik," ujar Bayu.
Selama puncak arus mudik Nataru, beberapa insiden seperti kecelakaan, ban pecah, kendaraan mogok maupun lainnya dapat segera diatasi hingga tidak menimbulkan kemacetan maupun korban jiwa. (Z-6)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Sebanyak 22 kendaraan mogok usai isi Pertalite campur air di SPBU Juanda Bekasi. Simak kronologi, penyebab, dan cara klaim ganti rugi di posko pengaduan.
Salah satu risiko yang paling sering diabaikan saat meninggalkan kendaraan untuk mudik adalah penurunan daya aki atau aki soak.
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
MENGAWALI kuartal kedua tahun ini dengan semangat baru, Hotel GranDhika Pemuda Semarang kembali memanjakan para pencinta kuliner melalui peluncuran rangkaian promo menu spesial.
Tradisi tersebut digelar setiap bulan Syawal sebagai upaya mempromosikan potensi desa wisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan.
Satresnarkoba Polrestabes Semarang mengungkap peredaran sabu pada 15 Feb dan 15 Mar 2026, menangkap 2 tersangka serta menyita 7,3 kg sabu dan sejumlah barang bukti.
BBWS Pemali Juana Kementerian Pekerjaan Umum melakukan perawatan sejumlah mesin pompa di Rumah Pompa Kali Tenggang, Semarang, sebagai upaya pengendalian banjir
Berdasarkan data sementara pada H-7 Lebaran, jumlah kendaraan pemudik dari arah Jakarta yang melintasi gerbang tol tersebut rata-rata sebanyak dua ribu unit kendaraan per jam.
Mobilitas bukan sekadar memindahkan orang dari satu titik ke titik lain. Mobilitas adalah tentang siapa saja yang bisa ikut dalam perjalanan itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved