Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
FESTIVAL Film Bulanan (Fesbul) sukses menggelar Road to Awarding Night dengan memutarkan dua film terpilih Fesbul Lokus 7 di XXI Transmart Kubu Raya, Pontianak, baru-baru ini.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Malam Anugerah Fesbul 2023 yang siap diselenggarakan di Grand Ballroom, Jakarta International Expo Convention Centre pada Sabtu (9/12/2023) mendatang.
Malam Anugerah Fesbul 2023 sekaligus sebagai bentuk komitmen Fesbul dalam membuka akses, jaringan serta distribusi bagi karya-karya anak bangsa baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Setan Alas! Film Indonesia Terbaik di Indonesian Screen Awards JAFF 2023
Road To Awarding Night adalah pemutaran 20 film terpilih Fesbul 2023 yang merupakan nomine pada Malam Anugerah di 10 titik bioskop XXI di seluruh Indonesia yang telah dilaksanakan pada 24-30 November 2023.
Selain di Pontianak, pemutaran film juga diadakan di daerah lainnya seperti Lombok, Yogyakarta, Jambi, Makassar, Padang, Jayapura, Ambon, Jakarta dan Bandung.
Dua film yang diputarkan dalam Road to Awarding Night Pontianak adalah Film Terpilih dari Lokus 7 (Khusus wilayah Kalimantan), yaitu film ‘Titip Sendal’ karya rumah produksi Historia dan ‘Panen’ karya rumah produksi Miopi Pictures.
Dua film tersebut menyita perhatian dari berbagai kalangan masyarakat di Kalimantan Barat (Kalbar), terbukti dengan penuhnya kapasitas kursi Studio 5 XXI Transmart Kubu Raya.
Baca juga: Festival Film Bulanan Gelar Workshop di Ambon
"Acaranya keren banget, harus sering-sering supaya kita jadi tahu karya temen-temen di sini ternyata keren-keren dan enggak kalah kualitasnya dengan film-film lainnya," ungkap Vina, salah satu penonton.
Selain pemutaran film, terdapat juga diskusi dengan sutradara film ‘Titip Sendal’, Riqhi Alvin Sani atau yang kerap disapa Alvin, dan filmmaker Kalbar, Haris Supiandi.
Pernyataan Sutradara Film 'Titip Sandal'
Alvin bercerita tentang inspirasi dalam membuat film ‘Titip Sendal’ yang berasal dari pengalaman pribadi. Ia juga berbagi cerita mengenai proses pemilihan tokoh atau peran utama dari film ‘Titip Sandal’, salah satunya dengan mencari yang aktif di lingkungan sosial ataupun masyarakat.
“Kriteria yang saya cari seorang ibu yang ekspresif, dan percaya diri di depan kamera dan mau bereksplorasi di dalam perannya,” ungkap Alvin dalam keterangan pers, Selasa (5/12).
Menurut Alvin, pemilihan pemain dan karakter dalam sebuah film adalah hal krusial. Sementara Haris bercerita bagaimana produktivitas teman-teman filmmaker di Pontianak, salah satunya dengan aktif membuat ruang-ruang pemutaran di berbagai kota.
Tak hanya pemutaran film dan diskusi, acara Road to Awarding Night Pontianak juga diisi dengan pembagian hadiah bagi penonton yang aktif berdiskusi.
Baca juga: Dua Film Terpilih Festival Film Bulanan Layak Diapresiasi dan Mengagumkan
Dengan diadakannya Road to Awarding Night ini, Festival Film Bulanan ingin mengajak seluruh sineas agar menjadikan film pendek sebagai gerakan untuk menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif di daerah masing-masing, salah satunya dengan aktivasi pemutaran film pendek di bioskop nasional.
Selain sebagai wujud ekshibisi dan promosi yang mempertemukan film dengan para penontonnya, pemutaran film ini bisa menginisiasi filmmaker agar dapat menjadikan film sebagai produk massal dan sumber penghidupan bagi pelakunya.
"Pemutaran film di XXI yang dilakukan Fesbul ini adalah strategi yang baik bagi filmmaker di daerah, dengan begitu standar kita jadi lebih tinggi, kesempatan untuk ke pasar nasional maupun internasional pun semakin terbuka lebar," ungkap Alvin.
Hal senada disampaikan oleh Haris yang mengapresiasi langkah yang dilakukan Fesbul dengan menayangkan film-film pendek terpilih dari masing-masing lokus.
"Dengan adanya pemutaran ini, apresiasi terhadap sineas daerah semakin tinggi, masyarakat jadi tahu mereka punya talenta hebat, dan saya tidak menyangka antusias penonton akan seramai ini," ucapnya.
"Penonton yang sangat luar biasa, dan saya ucapkan terima kasih juga telah memfasilitasi film terpilih Fesbul, sehingga dapat diputar dan dinikmati di XXI,” tutup Alvin. (S-4)
Film pertama yang lolos seleksi awal yaitu The Boy with White Skin yang disutradarai Simon Panay (Perancis) untuk film pendek live-action terbaik.
Jakarta Film Week 2025 resmi dibuka dengan film The Fox King. Festival ini menampilkan 134 film dari 25 negara.
Jakarta Film Week 2025 menggelar konferensi pers di CGV FX Sudirman, Jakarta, yang menandai pencapaian lima tahun perjalanan festival ini.
"Melalui LSSFF 2025, kami ingin melihat bagaimana generasi muda maupun para kreator film ini menceritakan Kota Semarang, baik dari Lawang Sewu maupun gang-gang kecil di Kota Lama,"
FILM horor MVP Pictures yang disutradarai Randolph Zaini, Dia Bukan Ibu (A Woman Called Mother) resmi terpilih sebagai official selection Fantastic Fest 2025.
Festival Film Wartawan tahun ini menjadi tribut mendalam bagi almarhum Wina Armada Sukardi, Presiden FFW, yang baru saja berpulang.
ISFEX 2025 siap digelar di ICE BSD City pada 6–9 November. Pameran fasilitas olahraga terbesar ini hadirkan inovasi, kolaborasi, dan tren global terkini.
Program Semesta AI sendiri merupakan program antara Lintasarta, NVIDIA, dan KUMPUL yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis AI sesuai kebutuhan industri nasional.
Para pecinta film animasi anak-anak di Indonesia tengah menantikan kehadiran film animasi terbaru yang menjanjikan kisah penuh kehangatan, kegembiraan, serta nilai persahabatan.
Kerja sama kemitraan co-branding Wonderful Indonesia menginisiasi berbagai program seperti Wonderful Indonesia Berkah, School Break di 4 kota, dan Pesona Promo Merdeka.
Namun, diakui Neil, bahwa sektor ekonomi kreatif masih tergolong baru di Indonesia.
Kementerian Perhubungan menyebut ada 287 bandar udara (bandara) di Indonesia pada 2021, namun tidak semuanya aktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved