Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan terus berupaya memantau dan memerintahkan alat berat agar terus bekerja secara maksimal untuk mencari korban hilang akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi di Simangulampe Baktiraja, Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, Jumat (1/12)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Batara Franz Siregar mengatakan, alat berat terus ditambah termasuk breaker pemecah batu-batu besar untuk menyisihkan batu yang menghambat jalan.
Ada 11 alat berat diturunkan untuk mengevakuasi lokasi bencana. Selain itu diturunkan K9 (anjing pelacak) dari Polda Sumut untuk mencari korban hilang.
Baca juga : Pengungsi Banjir Bandang Humbas Dipusatkan di Aula Kecamatan Baktiraja
"Langkah awal tentunya sudah menetapkan status tanggap darurat untuk 14 hari pertama. Para korban selamat ditempatkan di penampungan pengungsian dan disediakan pangan dan sandang," kata Batara dalam keterangannya, Senin (4/12).
Begitu juga tim Basarnas, BNPB, TNI, Polri termasuk masyarakat menyisir pinggiran Danau Toba untuk mencari korban. Kemudian Petugas Dinas Lingkungan Hidup dibantu masyarakat melakukan pengangkatan enceng gondok untuk memudahkan pencarian di Danau Toba.
Sebelumnya, Pj Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Hassanudin bersama Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Kapoksahli Pangdam I/BB Brigjen TNI David Hatigoran Hutagaol didampingi Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Wakil Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan, Kapolres Humbahas AKBP Hary Ardianto SIK,Dandim 0210/TU Letkol Saiful Rizal telah meninjau lokasi bencana alam di Desa Simangulampe Baktiraja Humbang Hasundutan.
Baca juga : Pemkab Samosir Kebut Penataan Lahan Pertanian pasca-Banjir Bandang
Hassanudin mengatakan, untuk mengevakuasi lokasi bencana tersebut, akan dikerahkan segala peralatan yang ada supaya segera ditemukan para korban termasuk perbaikan akses jalan. Karena saat ini kondisi jalan menghubungkanKabupaten Humbang Hasundutan dengan Kabupaten Tapanuli Utara masih terputus.
“Segala upaya kita laksanakan, semoga cepat para korban ditemukan, mohon doanya supaya evakuasi terlaksana dengan baik,” kata Hassanudin.
Sebelum meninjau lokasi,Hassanudin bersama rombongan menemui para korban yang terdampak bencana di Aula Kantor Camat Baktiraja. Disana, Hassanudin menyampaikan kata-kata penghiburan dan semangat kepada masyarakat agar tetap kuat dan sabar menghadapi bencana itu.
Baca juga : Banjir Bandang Hanyutkan Rumah Warga ke Danau Toba
Ia memastikan, Pemerintah akan memberikan bantuan untuk keperluan masyarakat yang terdampak bencana.
"Kita harus berdoa, supaya diberikan Tuhan kekuatan, kesehatan dan kesabaran. Kita harus sama-sama berdoa, supaya para korban segera ditemukan,” ujar Hassanudin.
Dalam kesempatan itu, Hassanudin juga memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat terdampak bencana. (Z-5)
Kru kapal tersebut yakni Sriram Veeramani Krishnan (L/43) merupakan WNA asal India yang mengalami gangguan kesehatan saat berlayar.
Manajemen Indonesia Air Transport mengakui pesawat ATR 42-500 sempat mengalami masalah mesin sehari sebelum jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep.
Operasi SAR pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung menemukan satu korban di jurang. Evakuasi terkendala medan ekstrem, korban dibawa ke RS Bhayangkara Makassar.
Warga Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya berukuran besar di parit sempit kawasan persawahan pada Senin (22/12).
Kebakaran di gedung Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12) tak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga melukai aparat yang terlibat
Sebanyak 24 jenazah berhasil dievakuasi dari dalam ruko Terra Drone yang hangus dilalap api. Proses pencarian korban berlangsung sejak siang hingga sore hari.
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) disebut menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol Rabu pagi (7/1). 335 KK terdampak banjir mendadak setinggi 1 meter, BPBD lakukan penanganan darurat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved