Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang masih menjadi ancaman serius bagi sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah mengeluarkan peringatan ancaman bencana hidrometeorologi mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi.
"Angin dari arah timur ke selatan berkecepatan 03-15 kilometer per jam, suhu udara berkisar 25-28 derajat celsius dan kelembapan udara berkisar 75-90 persen," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Ahmad Yani Semarang Noor Jannah I.
Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Cilacap, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, rembang, Pati, Kudus, Jepara, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Solo, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
Sedangkan hujan sedang, ungkap Noor Jannah, berpotensi di Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Blora, Demak, Kendal dan Semarang serta hujan lebat Wonosobo, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, dan Ungaran.
Baca juga:
> BPBD Klaten Giatkan Pelatihan Relawan Tanggap Bencana
> Hiu Tutul Terdampar dan Mati di Pantai Wagir Indah Cilacap
Sementara di sisi lain beberapa daerah masuk katagori waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung yakni di Jatisrono, Sidoharjo, Girimarto, Jatipurno dan Jatiroto (Wonogiri), Sukolilo, Batangan dan Jaken (Pati), Kertek, Wonosobo, Selomerto, Kepil dan Sapuran (Wonosobo).
Wilayah rawan bencana lainnya yakni Juwangi dan Kemusu (Boyolali), Sambirejo (Sragen), Grabag dan Ngablak (Magelang), Pringsurat (Temanggung), Tonjong (Brebes), Kalibening, Karangkobar dan Wanayasa (Banjarnegara), Pekuncen, Cilongok, Karanglewas dan Kedung Banteng (Banyumas), Jenawi, Ngargoyoso, Kerjo, Mojogedang, Karanganyar, Karangpandan, Kerjo, Matesih, Jatiyoso, Jumantono, Jumapolo dan Jatipuro (Karanganyar).
Selain itu masuk katagori waspada seperti Kaliori dan Sumber (Rembang), Bangsri, Kembang, Keling dan Donorojo (Jepara), Karangrayung, Geyer, Penawangan, Klambu, Godong, Pulokulon, Brati dan Grobogan (Grobogan), Randublatung dan Jati (Blora), Banyubiru dan Jambu (Semarang), Margasari, Balapulang, Bumijawa, Bojong dan Jatinegara (Tegal), Brangsong, Ngampel, Kaliwungu Selatan dan Kaliwungu (Kendal) serta Karanganyar, Kajen dan Paninggaran (Pekalongan). (Z-6)
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
TIM Gegana dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah atau Jateng melaksanakan kegiatan disposal atau pemusnahan bahan peledak di wilayah Semarang, Minggu (22/3).
PUNCAK arus balik lebaran 2026 diprediksi akan tejadi besok 24 Maret 2026. Adapun arus balik mulai meningkat di sejumlah ruas jalur mudik di Jawa Tengah Senin (23/3),
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan bus Trans Jateng dengan tarif Mata Uang Rupiah 4.000 untuk umum yang menjangkau beberapa titik wisata seperti Bandungan dan Baturraden.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved